Gebyar Anak Islamic Warnai KKN UIN Alauddin di Desa Harapan, Anak-anak Antusias Ikut Lomba

Share:
Gebyar Anak Islamic Warnai KKN UIN Alauddin di Desa Harapan, Anak-anak Antusias Ikut Lomba

INILAHPOS.com - Semangat anak-anak Desa Harapan, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, kembali terlihat dalam kegiatan keagamaan yang digelar mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar. Tiga cabang lomba menjadi ruang bagi anak-anak untuk berani tampil sekaligus mengasah kemampuan keagamaan mereka.

Kegiatan bertajuk Gebyar Anak Islamic Desa Harapan tersebut digelar KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 79 Posko 2 Desa Harapan di Masjid Jami’ Nurul Muhajirin, Sabtu (19/9/2026).

Mengusung tema “Mencetak Generasi Cilik yang Cinta Al-Qur’an dan Berakhlak Mulia”, kegiatan ini diikuti anak-anak Desa Harapan dengan tiga cabang perlombaan, yakni doa harian tingkat TK, adzan dan hafalan surah pendek tingkat SD.

Sekretaris Posko 2 Desa Harapan, Rita, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada perlombaan dan pencarian juara. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan keberanian.

“Gebyar Anak Islamic ini bukan sekadar tentang siapa yang menjadi juara dalam lomba adzan, doa harian, dan surah pendek. Lebih dari itu, kami ingin memberikan ruang kepada adik-adik untuk belajar, berani tampil, mengembangkan potensi, dan menumbuhkan kecintaan mereka terhadap nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Rita juga mengajak peserta mengikuti perlombaan dengan penuh kegembiraan tanpa terbebani hasil.

“Jangan takut salah dan jangan terlalu memikirkan siapa yang akan menjadi juara. Tampilkan kemampuan terbaik kalian, ikuti kegiatan dengan gembira, dan jadikan pengalaman hari ini sebagai sesuatu yang menyenangkan dan berharga,” tuturnya.

Ia berharap semangat yang dibangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dilanjutkan di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Kecintaan terhadap Al-Qur’an dan pembiasaan akhlak yang baik, kata dia, perlu ditanamkan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Desa Harapan menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan keagamaan yang melibatkan anak-anak dapat terus dilaksanakan dan tidak berhenti setelah masa KKN berakhir.

Menurutnya, perlombaan keagamaan untuk anak-anak sudah cukup lama tidak digelar di Desa Harapan. Karena itu, kegiatan yang diinisiasi mahasiswa KKN tersebut diharapkan menjadi awal untuk kembali menghidupkan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Setelah sekian lama, baru kembali ada kegiatan lomba keagamaan untuk anak-anak di Desa Harapan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi awal untuk kegiatan-kegiatan keagamaan berikutnya,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Anak-anak mengikuti setiap perlombaan dengan semangat, sementara orang tua dan masyarakat turut memberikan dukungan.

Melalui Gebyar Anak Islamic, mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Posko 2 Desa Harapan berharap semangat anak-anak dalam belajar agama terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan tersebut juga diharapkan mempererat kebersamaan masyarakat serta mendorong lahirnya generasi Desa Harapan yang dekat dengan Al-Qur’an dan memiliki akhlak mulia.


Share:
Komentar

Berita Terkini