Antrean BBM Tak Kunjung Usai, Bupati Natsir Ali ”Bongkar Masalah” di Selayar

Share:
Antrean BBM Tak Kunjung Usai, Bupati Natsir Ali ”Bongkar Masalah” di Selayar

INILAHPOS.com - Persoalan antrean BBM yang berulang di Kepulauan Selayar dinilai membutuhkan solusi yang lebih mendasar, bukan sekadar penanganan ketika kelangkaan terjadi. Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali mendorong pembangunan Depo BBM dan depo pengisian tabung LPG sebagai langkah jangka panjang memperkuat ketahanan energi daerah.

Hal tersebut disampaikan Natsir Ali saat mengikuti rapat evaluasi antrean BBM yang dipimpin Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Senin (14/9/2026). Rapat digelar secara virtual dari Rumah Jabatan Gubernur Sulsel dan diikuti Forkopimda Sulsel, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, serta para pemilik SPBU.

Dalam forum tersebut, Natsir Ali memaparkan kondisi distribusi BBM di Selayar yang menurutnya memiliki persoalan berbeda dibandingkan daerah lain.

Ia menyebut, antrean BBM yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah sebenarnya masih belum seberapa dibandingkan dengan kondisi yang telah lama dihadapi masyarakat Selayar.

“Apa yang dialami banyak daerah beberapa waktu terakhir ini, sebenarnya belum seberapa dibandingkan dengan Selayar yang sudah mengalami persoalan seperti ini sepanjang tahun,” ujar Natsir Ali.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari karakteristik Selayar sebagai daerah kepulauan. Distribusi BBM maupun LPG sangat bergantung pada transportasi laut, sehingga gangguan cuaca dapat berdampak langsung terhadap kelancaran pasokan.

Atas kondisi itu, Natsir Ali meminta Selayar mendapat perhatian khusus dalam penguatan sistem distribusi energi.

Dorong Depo BBM dan LPG

Bupati menilai pembangunan depo BBM dan depo pengisian tabung LPG di Selayar dapat menjadi solusi strategis untuk mendekatkan sumber pasokan energi kepada masyarakat.

Keberadaan fasilitas tersebut juga dinilai dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah yang selama ini sangat dipengaruhi kondisi pelayaran dan cuaca laut.

“Selayar harus mendapat perhatian khusus. Kita daerah kepulauan, sehingga distribusi BBM dan LPG punya tantangan tersendiri, khususnya ketika cuaca ekstrem di laut,” katanya.

Natsir berharap usulan pembangunan depo tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah pusat dan Pertamina dalam menyusun sistem distribusi energi yang lebih sesuai dengan karakteristik wilayah kepulauan.

Ia menegaskan, penyelesaian persoalan BBM tidak boleh berhenti pada penanganan antrean yang terjadi saat ini.

“Kita jangan hanya menyelesaikan persoalan antrean hari ini. Kita juga harus memikirkan solusi jangka panjang agar masyarakat Selayar mendapatkan kepastian pasokan energi,” tegasnya.

Kuota BBM Sulsel Diusulkan Naik 30 Persen

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa antrean BBM di sejumlah daerah mulai berangsur terurai.

Pemprov Sulsel juga telah mengusulkan penambahan kuota BBM sebesar 30 persen kepada pemerintah pusat.

Selain itu, Pertamina diminta melakukan analisis kebutuhan tambahan kuota BBM untuk wilayah Sulawesi Selatan agar distribusi dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah.


Share:
Komentar

Berita Terkini