INILAHPOS.com - Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar edukasi kesehatan bertajuk TABAH (Taat Etika Batuk untuk Hidup Sehat) yang diikuti oleh santri tingkat SMP dan SMA di Pondok Pesantren Nurul Azhar di Desa Talawe, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (27/7). Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Supervisor KKN, Dr. Ria Rezeki Sudarmin, S.K.M., M.Kes.
Penanggung jawab program, Rheenia Tesanika Ratta dari Program Studi Pendidikan Dokter Umum, menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran santri mengenai pentingnya menerapkan etika batuk untuk mencegah penyebaran penyakit saluran pernapasan.
Menurutnya, edukasi ini penting diberikan karena santri hidup, belajar, dan beraktivitas bersama dalam lingkungan pesantren sehingga risiko penularan penyakit melalui droplet menjadi lebih tinggi apabila etika batuk tidak diterapkan dengan baik.
“Saya ingin menanamkan kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan setiap hari. Dengan etika batuk yang benar, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga orang-orang di sekitar,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai fungsi batuk, cara penularan penyakit melalui droplet, serta tanda-tanda batuk yang perlu diwaspadai. Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai pentingnya etika batuk sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan bersama.
Selama kegiatan berlangsung, para santri tampak antusias mengikuti sesi edukasi dengan aktif menjawab pertanyaan, berdiskusi, serta berbagi pengalaman mengenai kebiasaan yang sering dilakukan saat batuk atau bersin.
Selanjutnya, Rheenia mengajak para santri mempraktikkan lima langkah etika batuk yang benar melalui metode TEBAR, disertai permainan edukatif dan demonstrasi, serta diakhiri dengan post-test.
“Semoga kebiasaan ini dapat terus diterapkan di lingkungan pesantren sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat dan risiko penularan penyakit dapat berkurang,” tuturnya.
Melalui program TABAH, tim KKN Profesi Kesehatan 69 Universitas Hasanuddin berharap para santri mampu menerapkan etika batuk secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) melalui upaya promotif dan preventif dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan pesantren.
