INILAHPOS.com - Kesadaran menjaga kesehatan lambung perlu dibangun sejak usia remaja. Hal inilah yang mendorong Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap menggelar edukasi kesehatan bagi siswa MTs DDI Al-Mujahidin.
Mengusung program “GERMAS STOP MAAG (Gerakan Remaja Sehat Tanpa Maag)”, kegiatan tersebut memberikan edukasi mengenai pencegahan gastritis melalui penerapan pola makan sehat serta penggunaan obat secara bijak dan rasional.
Kegiatan yang menyasar siswa-siswi kelas VII ini merupakan bagian dari program kerja individu mahasiswa KKN. Program tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan sekaligus kesadaran remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan lambung dan mencegah gangguan gastritis sejak dini.
Para peserta diberikan pemahaman bahwa kebiasaan makan tidak teratur, sering melewatkan waktu makan, hingga kurangnya pengetahuan mengenai penggunaan obat dapat menjadi faktor yang berisiko terhadap gangguan lambung.
Dalam edukasi tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai materi mulai dari pengertian gastritis, penyebab, gejala, faktor risiko, hingga langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Para siswa diajak membiasakan diri mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menjaga jadwal makan secara teratur, memperbanyak minum air putih, serta membatasi makanan dan minuman yang berpotensi memicu gangguan lambung.
Selain pola makan sehat, aspek penggunaan obat juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Melalui edukasi kefarmasian, siswa diberikan pemahaman mengenai penggunaan obat maag secara aman dan rasional, termasuk pentingnya mengetahui fungsi obat serta membaca aturan pakai sebelum mengonsumsinya.
Peserta juga diingatkan untuk tidak sembarangan menggunakan obat tanpa informasi yang tepat. Apabila mengalami keluhan lambung yang berulang atau berlangsung dalam waktu lama, mereka dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, sesi tanya jawab, hingga kuis edukatif untuk mengukur pemahaman peserta. Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam menjawab pertanyaan dan berbagi pengalaman mengenai kebiasaan makan serta kesehatan lambung.
Melalui program GERMAS STOP MAAG, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas berharap para remaja dapat mulai menerapkan pola hidup dan pola makan yang lebih sehat sekaligus memiliki pemahaman yang baik tentang penggunaan obat.
Tidak hanya bermanfaat bagi para siswa, edukasi tersebut diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat sekitar sehingga pesan kesehatan yang disampaikan dapat memberikan dampak lebih luas.
Program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan, khususnya dalam membangun kesadaran kesehatan sejak usia remaja.
Penulis: Besse Asniar
