Jelang Perebutan Kursi Ketua KNPI Sinjai, Sofwan Sabirin Titip Pesan Penting

Share:
Jelang Perebutan Kursi Ketua KNPI Sinjai, Sofwan Sabirin Titip Pesan Penting

INILAHPOS.com – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XVI Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Sinjai yang dijadwalkan berlangsung pada 29–30 Juni 2026 terus mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari mantan Ketua KNPI Sinjai, H. Sofwan Sabirin.

Pria yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Sinjai Bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia (SDM) itu menilai Musda bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi momentum penting untuk memperkuat peran KNPI sebagai wadah kaderisasi dan pemersatu organisasi kepemudaan di Kabupaten Sinjai.

Menurut H. Sofwan, selama ini KNPI telah menjadi rumah besar yang mempertemukan kader-kader terbaik dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), organisasi keagamaan, hingga organisasi sayap partai politik yang memiliki struktur dari tingkat pusat hingga daerah.

“KNPI adalah wadah berhimpun dan laboratorium kader yang mempertemukan kader-kader terbaik dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) maupun Dewan Pengurus Kecamatan (DPK). Tidak ada organisasi lain yang memiliki posisi strategis seperti KNPI dalam menyatukan berbagai elemen kepemudaan,” kata H. Sofwan Sabirin, Rabu (24/06/2026).

Putra mantan Bupati Sinjai tersebut menegaskan bahwa proses kaderisasi harus terus dijaga agar KNPI tetap mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kapasitas, integritas, dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Ia menilai tantangan kepemudaan ke depan semakin kopleks sehingga membutuhkan figur-figur pemimpin yang tidak hanya memiliki kemampuan organisasi, tetapi juga mampu membangun kolaborasi dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.

Menjelang pelaksanaan Musda XVI, H. Sofwan mengajak seluruh peserta dan calon yang akan berkompetisi untuk mengedepankan semangat persaudaraan serta menjaga persatuan di tengah dinamika organisasi.

“Saya menitipkan pesan kepada adik-adik yang akan berkontestasi dalam Musda ini agar tetap menjaga persatuan dan semangat kebersamaan. Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar, tetapi jangan sampai mengurangi rasa persaudaraan kita sebagai pemuda Sinjai,” ujarnya.

Ia berharap hubungan harmonis antara Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) tetap terjaga sehingga Musda dapat berlangsung secara demokratis, kondusif, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa KNPI semakin maju.

Lebih jauh, H. Sofwan menekankan pentingnya peran pemuda dalam mendukung pembangunan daerah melalui program-program yang inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pemuda harus mampu menghadirkan program-program strategis yang berdampak bagi masyarakat serta membangun kolaborasi aktif dengan pemerintah, instansi pembina, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan daerah. Itulah esensi kehadiran KNPI sebagai rumah besar pemuda,” tambahnya.

Musda XVI KNPI Sinjai sendiri akan menjadi forum tertinggi organisasi dalam menentukan arah kebijakan serta memilih nahkoda baru KNPI Kabupaten Sinjai untuk periode 2026–2029.

Dengan sejarah panjang KNPI yang telah melahirkan banyak tokoh berpengaruh di Sinjai, forum Musda kali ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga memperkuat soliditas pemuda dalam mengawal pembangunan daerah menuju masa depan yang lebih baik.

Share:
Komentar

Berita Terkini