Ali dan Maura, Dua Suara Muda yang Siap Mengubah Wajah Literasi Indonesia

Share:
Ali dan Maura, Dua Suara Muda yang Siap Mengubah Wajah Literasi Indonesia

INILAHPOS.com - Semangat membangun budaya literasi terus tumbuh di kalangan generasi muda Indonesia. Hal ini terlihat dari komitmen dua anggota muda Zigid Indonesia yang berasal dari Sumatera Selatan dan Riau untuk menghadirkan perubahan nyata melalui berbagai program literasi yang berdampak bagi masyarakat.

M. Ali Raja Alhamdi, pelajar asal OKU Selatan yang saat ini menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 OKU Selatan, menyampaikan harapannya agar Zigid Indonesia mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas literasi di Palembang dan wilayah sekitarnya. Dengan hobi menulis puisi, cerita fiksi, dan menyanyi, Ali memiliki gagasan besar untuk menghadirkan lebih banyak ruang baca bagi generasi muda.

Menurutnya, salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan adalah menghadirkan program pojok baca di setiap sekolah mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Selain itu, ia berharap Zigid Indonesia dapat terus melahirkan berbagai inovasi yang mampu meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya Generasi Z yang kini hidup di tengah derasnya arus digitalisasi.

“Literasi bukan hanya tentang membaca, tetapi juga tentang membangun pola pikir kritis dan kreativitas generasi muda. Saya berharap Zigid Indonesia dapat menjadi wadah lahirnya berbagai inovasi yang mendukung peningkatan kualitas literasi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Maura Ernita, pelajar asal Riau yang bersekolah di SMP Negeri 4 Kempas dan memiliki hobi berlari, menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalankan program-program literasi. Baginya, perubahan besar tidak selalu dimulai dari langkah yang spektakuler, melainkan dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Saya percaya perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Bukan sekadar acara besar, tetapi dampak nyata yang berkelanjutan. Konsistensi adalah bentuk komitmen paling nyata karena perubahan lahir dari kebiasaan kecil yang terus dijaga,” ungkap Maura.

Pandangan kedua generasi muda tersebut sejalan dengan semangat Zigid Indonesia yang terus mendorong peningkatan budaya literasi melalui berbagai program edukasi, kampanye membaca, pelatihan kepenulisan, hingga pengembangan talenta muda di berbagai daerah.

Kehadiran sosok-sosok muda seperti M. Ali Raja Alhamdi dan Maura Ernita menjadi bukti bahwa masa depan literasi Indonesia berada di tangan generasi yang tidak hanya memiliki mimpi besar, tetapi juga siap mengambil peran untuk mewujudkannya.

Share:
Komentar

Berita Terkini