INILAHPOS.com - Sebuah landmark baru yang diyakini akan menjadi simbol kebanggaan sekaligus magnet wisata resmi hadir di Kabupaten Kepulauan Selayar. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meresmikan Titik Nol Ujung Selatan Sulawesi atau yang dikenal dengan nama Ujung Aspal Selatan Sulawesi di Desa Appatanah, Kecamatan Bontosikuyu, Jumat (5/6/2026).
Peresmian tersebut berlangsung meriah dan dihadiri jajaran pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, komunitas rider dari berbagai daerah, tokoh masyarakat, pemerintah desa, serta warga setempat.
Momentum bersejarah itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Sulsel yang didampingi Bupati Kepulauan Selayar, Natsir Ali, bersama Wakil Bupati Kepulauan Selayar.
Dalam sambutannya, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan Titik Nol Ujung Selatan Sulawesi bukan sekadar menghadirkan sebuah tugu atau bangunan fisik, melainkan simbol identitas daerah yang sarat makna.
“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi simbol identitas dan kebanggaan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan titik nol tersebut menjadi penanda geografis sekaligus representasi komitmen pemerintah dalam menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah paling selatan Sulawesi Selatan.
“Tugu ini menjadi saksi bahwa pembangunan di Sulawesi Selatan harus menjangkau hingga ke ujung wilayah. Setiap jengkal tanah harus mendapatkan perhatian yang sama, termasuk dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan dan promosi daerah,” katanya.
Gubernur juga menilai kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara.
Ia berharap keberadaan Titik Nol Ujung Selatan Sulawesi dapat menjadi pesan kuat kepada dunia bahwa Kepulauan Selayar siap tampil sebagai daerah yang maju dengan kekayaan wisata bahari dan budaya yang dimilikinya.
“Dari titik nol ini, kita ingin mengirimkan pesan kepada dunia bahwa Kepulauan Selayar, dengan keindahan wisata bahari dan budayanya, siap menyambut masa depan. Mari jadikan tugu ini sebagai penggerak ekonomi lokal dan sumber kebanggaan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Selayar, Natsir Ali, menyambut baik peresmian landmark tersebut. Menurutnya, kehadiran Titik Nol Ujung Selatan Sulawesi menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas daerah sekaligus membuka peluang besar bagi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap kawasan ini terus mendapatkan dukungan pengembangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sehingga dapat menjadi ikon wisata yang mampu menarik wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Dengan diresmikannya Titik Nol Ujung Selatan Sulawesi di Desa Appatanah, Kepulauan Selayar kini memiliki landmark baru yang tidak hanya menjadi penanda geografis paling selatan Pulau Sulawesi, tetapi juga diharapkan menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu mengangkat citra daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
