INILAHPOS.com - Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat dengan menggelar In House Training Bantuan Hidup Dasar (BHD) tahun 2026. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, drg. Farina Irfani, Rabu (6/5/2026) secara daring.
Pelatihan ini difokuskan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya pegawai non-kesehatan, agar mampu melakukan penanganan awal pada situasi kegawatdaruratan sebelum bantuan medis tiba.
Dalam keseharian, kondisi darurat seperti henti jantung, henti napas, hingga kecelakaan bisa terjadi kapan saja, termasuk di lingkungan kerja. Karena itu, keterampilan pertolongan pertama dinilai menjadi kemampuan penting yang dapat menyelamatkan nyawa.
"Pelatihan BHD ini dilaksanakan selama dua hari dengan metode kombinasi. Hari pertama berlangsung secara daring, sementara hari kedua dilanjutkan secara luring di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan Sinjai, pada Kamis (7/5/2026) besok," kata Farina Irfani.
Sebanyak 33 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sinjai mengikuti kegiatan ini. Mereka merupakan pegawai non-kesehatan yang diprioritaskan memiliki peran strategis di tempat kerja, seperti petugas pelayanan publik, front office, hingga keamanan.
Selain itu, peserta juga dipilih dari mereka yang belum pernah mengikuti pelatihan serupa dan memiliki komitmen untuk menjadi first responder atau penolong pertama di lingkungan kerjanya.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli di bidang kegawatdaruratan medis, dr. Ahmad Pathoni Halim, Sp.An. Materi yang diberikan mencakup pemahaman konsep dasar Bantuan Hidup Dasar, simulasi penanganan kondisi darurat, hingga praktik langsung teknik BHD.
Melalui kegiatan ini, drg. Farina Irfani berharap para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi situasi darurat.
Dengan demikian, setiap peserta diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan pertama di lingkungan kerja masing-masing, sekaligus meningkatkan keselamatan bersama sebelum tim medis tiba di lokasi kejadian.
