INILAHPOS.com - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Indibiz KTI kembali menghadirkan kegiatan JOIN Insight yang berfokus pada pemberdayaan UMKM dan komunitas perempuan sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital.
Indibiz KTI berkolaborasi dengan Muslim Woman Space menyelenggarakan kegiatan ini secara hybrid pada Selasa (28/04) di Business Solution Space, Kantor Telkom Regional 5. Kegiatan ini disambut antusias peserta yang terdiri oleh 104 orang yang terdiri dari komunitas lokal serta para business owner wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI).
Mengusung tema Perempuan Berdaya, Bisnis Berjaya: “The Authentic Leader: Navigasi Strategis Perempuan dalam Skala Bisnis”, kegiatan ini menjadi ruang diskusi inspiratif yang bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan perempuan dalam menjalankan usaha di era digital. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Indibiz dalam mendorong perempuan tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis nilai dan inovasi.
Acara dibuka oleh Adinda Farida, Senior Account Manager Telkom Regional 5. Dalam sambutannya, ia menekankan peran strategis perempuan sebagai business maker dalam perjalanan usaha.“Semoga dari hasil kegiatan ini ada feedback ke depannya, lebih berkembang lagi usaha-usaha UMKM yang luar biasa dan mungkin bertambah prospek dari luar,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan solusi digital oleh Nuridha Tri Lestari, Account Manager Witel Sulbagsel, yang menjelaskan peran Indibiz by Telkom dalam mendukung efisiensi, konektivitas, dan pengelolaan bisnis UMKM. Serta sosialisasi program affiliate SoBiz by Indibiz oleh Luthfi Siradjs.
Mmasuki sesi utama, Fauziah Zulfitri, PCC., selaku Founder of Insight Sinergi Talenta dan Muslim Woman Space, membawakan materi mengenai konsep authentic leadership sebagai fondasi kepemimpinan perempuan. Ia menjelaskan bahwa kepemimpinan autentik dibangun melalui tiga pilar utama, yaitu mengenali diri (self-awareness), memiliki kejelasan nilai (values clarity), serta konsistensi dalam tindakan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa bisnis merupakan refleksi dari nilai yang dimiliki oleh pemiliknya. Oleh karena itu, keautentikan diri menjadi navigasi strategis dalam menghadapi tantangan bisnis, sekaligus menjadi kekuatan dalam membangun kepercayaan dan keberlanjutan usaha.
Apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini turut disampaikan oleh salah satu peserta, Vika Cahya Ramadhan, selaku business owner Bae Project Makassar. Ia menilai kegiatan yang diinisiasi Indibiz memberikan wawasan yang relevan dan aplikatif bagi perempuan pelaku usaha.
“Kebetulan temanya adalah perempuan berdaya bisnis berjaya, jadi insight yang saya dapatkan hari ini bahwa apabila kita mau bisnis kita maju dan berkembang, maka kita harus berdaya dari diri kita sendiri dulu, supaya kita bisa memberdayakan bisnis kita, tim kita, dan usaha kita,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Indibiz KTI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program kolaboratif yang mendorong transformasi digital sekaligus memperkuat peran perempuan dalam dunia usaha. Ke depan, Indibiz akan terus memperluas sinergi bersama komunitas guna menciptakan ekosistem UMKM yang adaptif, berdaya saing, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah Indonesia Timur.
