Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sinjai Sebut Baru 19 Desa Aktif Bayar Iuran Hingga April

Share:
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sinjai Sebut Baru 19 Desa Aktif Bayar Iuran Hingga April
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sinjai, Erna Nur Ikhsanah

INILAHPOS.com - Tingkat kepatuhan pembayaran iuran jaminan sosial ketenagakerjaan di tingkat desa di Kabupaten Sinjai masih menjadi perhatian serius. Hingga April 2026, dari total 67 desa, baru 19 desa yang tercatat aktif dan patuh dalam melakukan pembayaran iuran secara rutin.

Hal tersebut diungkapkan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sinjai, Erna Nur Ikhsanah, dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Ekosistem Desa serta Sosialisasi Agen Perisai Desa yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, rendahnya tingkat kepatuhan ini perlu menjadi perhatian bersama, mengingat pembayaran iuran secara tertib merupakan kunci utama dalam menjamin keberlangsungan perlindungan bagi para pekerja, khususnya di sektor informal dan pedesaan.

"Ini menjadi perhatian kita semua. Kepatuhan dalam membayar iuran adalah fondasi utama agar perlindungan sosial bagi pekerja tetap berjalan," ujarnya.

Di sisi lain, BPJS Ketenagakerjaan juga mencatat realisasi manfaat yang telah dirasakan masyarakat. Sejak 1 Januari hingga 27 April 2026, telah disalurkan santunan jaminan kematian sebesar Rp472 juta kepada 12 ahli waris di Kabupaten Sinjai.

Ia menegaskan, penyaluran santunan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga pekerja yang ditinggalkan.

"Manfaat ini hanya bisa dirasakan jika kepesertaan aktif dan iuran dibayarkan secara tertib dan berkelanjutan," tegasnya.

Olehnya itu, pihak BPJS Ketenagakerjaan mengajak seluruh pemerintah desa untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran iuran sebagai bentuk tanggung jawab terhadap masyarakat di wilayah masing-masing.

"Kami mengajak seluruh pemerintah desa untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran iuran sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat di wilayah masing-masing," pungkasnya.


Share:
Komentar

Berita Terkini