Safari Ramadan di Sinjai Barat, Bupati Ratnawati Arif Paparkan Arah Pembangunan 2026

Share:
Safari Ramadan di Sinjai Barat, Bupati Ratnawati Arif Paparkan Arah Pembangunan 2026

INILAHPOS.com - Momentum Safari Ramadan dimanfaatkan Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif untuk memaparkan arah kebijakan pembangunan tahun 2026

Di hadapan jemaah Masjid Besar Ikhwanusshafa Manipi, Kelurahan Tassililu, Kecamatan Sinjai Barat, Senin (23/02/2026) malam, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang merata dan berkeadilan.

Dalam sambutannya, Ratnawati menyampaikan bahwa program pembangunan tahun 2026 tidak hanya menyasar sektor fisik, tetapi juga penguatan bidang keagamaan serta peningkatan layanan dasar masyarakat.

Untuk Kecamatan Sinjai Barat, Pemkab Sinjai memprioritaskan peningkatan infrastruktur jalan dan layanan air bersih. Salah satu proyek yang diprogramkan adalah pengerjaan ruas Jalan Kalelembang–Pattiro sepanjang kurang lebih 2 kilometer di Desa Terasa.

Pembangunan jalan tersebut diharapkan mampu memperlancar konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perdagangan.

Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Botolempangan guna memperluas akses air bersih bagi warga.

Orang nomor satu di Bumi Panrita Kitta julukan daerah itu, mengajak masyarakat untuk berperan aktif mendukung pembangunan melalui kritik dan masukan konstruktif agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal.

“Pemerintah daerah terus berkomitmen untuk hadir dan bekerja keras mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan. Program fisik maupun non fisik terus kita upayakan, termasuk di Kecamatan Sinjai Barat," ungkap Bupati.

Di sektor non-fisik, Pemkab Sinjai memastikan program insentif bagi petugas keagamaan tetap berjalan pada 2026. Sebanyak 3.254 petugas keagamaan di Kabupaten Sinjai akan menerima insentif dengan total anggaran Rp5,862 miliar selama 12 bulan.

Program ini disebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap peran strategis tokoh dan petugas keagamaan dalam membina kehidupan spiritual masyarakat.

Share:
Komentar

Berita Terkini