![]() |
| Seminar Hasil Program Kerja di Lobby Kantor Bupati Sidrap. Foto/Humas Pemkab Sidrap |
INILAHPOS.com - Sebanyak 632 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin menuntaskan pengabdian selama 54 hari di Kabupaten Sidrap dengan menghasilkan 319 program inovatif.
Penuntasan tersebut ditandai penarikan mahasiswa yang dirangkaikan dengan Seminar Hasil Program Kerja di Lobby Kantor Bupati Sidrap, Kompleks SKPD Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan dihadiri Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, Koordinator DPK Dr. Suleha, dan Asisten Administrasi Umum Nasruddin Waris.
Turut hadir Kepala Bapperida Herwin, Plt Kepala Dinas Pendidikan Sirajuddin, Kabag Kerja Sama Andi Besse, para camat, dosen pembimbing KKN, serta kepala desa dan lurah se-Kabupaten Sidrap.
Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa selama menjalankan pengabdian di Bumi Nene Mallomo.
"Tidak terasa waktu telah berlalu, dan hari ini kita berkumpul untuk melepas dan menerima hasil materi seminar. Kami sangat senang dan gembira dengan kehadiran kurang lebih 700 mahasiswa KKN Unhas dari berbagai bidang ilmu," katanya.
Ia menilai kehadiran mahasiswa membawa transfer ilmu dan penguatan kapasitas masyarakat.
"Ada tawa, ada canda, ada bahagia, tapi yang paling utama ada transfer ilmu yang akan melekat dan diingat oleh masyarakat Sidrap," katanya.
Ia berharap ilmu yang telah dibagikan dapat terus diaplikasikan dan memberi manfaat berkelanjutan.
"Jangan lupakan tanah Sidenreng Rappang ini, dan jangan jadikan pengabdian ini sebagai beban, tapi jadikan sebagai berkah untuk masyarakat Sidrap," katanya.
Ia juga mengundang mahasiswa kembali ke Sidrap dengan jumlah lebih besar pada tahun mendatang.
"Jangan 700 orang, bawakan saya 5000 orang untuk tahun 2026. Kami tidak hanya ingin KKN reguler, tapi juga dokter, tenaga kesehatan, dan perawat," katanya.
Sementara itu, Koordinator DPK Gelombang 115, Suleha, melaporkan mahasiswa telah ditempatkan sejak 24 Desember 2025 dan ditarik kembali dalam kondisi lengkap.
Selain 319 program inovatif teknologi tepat guna, mahasiswa melaksanakan 137 kegiatan pendampingan pemberdayaan masyarakat serta berbagai kegiatan penunjang lainnya.
Program unggulan Gelombang 115 ialah penentuan titik UMKM di Google Maps dengan penambahan 1.293 UMKM baru. Program tersebut mendukung Dinas Perindustrian dan UMKM dalam pengembangan usaha di Kabupaten Sidrap.
Suleha berharap program yang telah dijalankan dapat berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi pemerintah desa dalam mendorong pemberdayaan masyarakat.
