INILAHPOS.com - Upaya pencegahan penyakit tidak menular terus diperkuat. Puskesmas Bulupoddo resmi melaunching inovasi GEDOR TENSI (Gerakan Edukasi dan Monitoring Tekanan Darah Terintegrasi) sebagai langkah konkret dalam pengendalian dan pencegahan hipertensi di wilayah kerjanya, Selasa (10/2/2026).
Peluncuran inovasi ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai. Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik, hadir langsung bersama Tim Pembina Klaster Binaan serta jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Bulupoddo.
GEDOR TENSI dirancang sebagai program terpadu yang mengombinasikan edukasi kesehatan dan pemantauan tekanan darah secara rutin, berkelanjutan, dan terintegrasi. Sasaran utamanya adalah kelompok berisiko, seperti lansia dan penderita penyakit kronis, yang rentan mengalami komplikasi hipertensi.
Pelaksanaan program dilakukan melalui berbagai layanan, mulai dari pelayanan di Puskesmas, kegiatan posyandu, hingga kunjungan rumah. Setiap pemeriksaan tekanan darah dicatat secara sistematis dalam buku saku pemantauan, sehingga memudahkan tindak lanjut dan evaluasi kondisi kesehatan pasien.
Tak hanya pemeriksaan, GEDOR TENSI juga menekankan aspek edukasi. Masyarakat dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga tekanan darah tetap normal, penerapan pola hidup sehat, kepatuhan minum obat, serta deteksi dini komplikasi akibat hipertensi.
Kepala Puskesmas Bulupoddo, Intan Permata Sari menyampaikan bahwa inovasi GEDOR TENSI diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, menurunkan risiko komplikasi hipertensi, serta mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan di Kabupaten Sinjai.
"Dengan dilaunchingnya inovasi GEDOR TENSI, Puskesmas Bulupoddo berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang promotif, preventif, dan berkelanjutan bagi masyarakat," ujarnya.
