INILAHPOS.com - Di tengah perjalanan berbatu dan tanjakan terjal menuju Dusun Laha-laha, Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat, semangat para tenaga kesehatan dari Puskesmas Tengngalembang tak sedikit pun surut.
Dengan kendaraan dinas membawa peralatan medis, mereka melaju menembus medan menantang demi satu tujuan mulia, memastikan pelayanan kesehatan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.
Melalui Program Pelayanan Kesehatan Daerah Terpencil, tim kesehatan Puskesmas Tengngalembang hadir langsung di Masjid Jabal Nur, Rabu (8/10/2025). Dusun ini berjarak sekitar 14 kilometer dari Puskesmas, dan akses jalannya tidak mudah dilalui, terutama saat musim hujan.
Kepala Puskesmas Tengngalembang, Syahrir Abidin, yang turut memimpin tim di lapangan, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus pelayanan publik bagi masyarakat yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan.
“Kami ingin memastikan bahwa layanan kesehatan tidak hanya berhenti di wilayah yang mudah dijangkau. Masyarakat di pelosok juga berhak mendapatkan pelayanan yang sama,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapat berbagai layanan kesehatan gratis seperti pemeriksaan umum, skrining dan deteksi dini penyakit, pengobatan, edukasi kesehatan, serta pemeriksaan gigi dan ibu hamil. Tim medis yang diturunkan pun lengkap, mulai dari dokter umum, bidan, perawat, laboran, tenaga farmasi, sanitarian, hingga tenaga promkes.
Program ini menyasar seluruh kelompok usia, dari ibu hamil, bayi, balita, anak, remaja, hingga lansia. Tujuannya jelas: memberikan kemudahan akses dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Salah satu warga sekaligus tokoh masyarakat di Laha-laha mengaku bersyukur dan terharu dengan kedatangan tim kesehatan ini.
“Kami menyambut baik kegiatan seperti ini. Tidak semua orang di sini bisa ke puskesmas karena jauh dan jalan sulit. Dengan adanya pelayanan langsung seperti ini, kami yang sudah lansia pun bisa berobat tanpa harus ke kota,” tuturnya.
Langkah Puskesmas Tengngalembang ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya tentang fasilitas, tetapi tentang kehadiran dan kepedulian. Menembus jarak dan medan sulit, demi memastikan bahwa tidak ada satu pun warga yang tertinggal dari pelayanan kesehatan yang layak.
