Dinkes Sinjai Waspadai Lonjakan DBD saat Musim Hujan, 31 Kasus Tercatat Sejak Januari 2025

Share:
Dinkes Sinjai Waspadai Lonjakan DBD saat Musim Hujan, 31 Kasus Tercatat Sejak Januari 2025

INILAHPOS.com - Memasuki musim hujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sinjai mengeluarkan imbauan serius kepada masyarakat untuk mewaspadai peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).


Kepala Dinkes Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik, mengingatkan bahwa curah hujan yang tinggi dapat mempercepat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti melalui genangan air di lingkungan pemukiman.


"Meski tren kasus DBD menurun dalam beberapa bulan terakhir, potensi peningkatan tetap ada jika kewaspadaan masyarakat menurun," kata dr. Emmy, Senin (30/6/2025).


Data Dinkes menunjukkan, sebanyak 31 kasus DBD tercatat dari Januari hingga Juni 2025. Tercatat 7 kasus pada Januari, 5 kasus pada Februari, 7 kasus di Maret, 4 kasus pada April, 5 kasus di bulan Mei, dan 3 kasus pada Juni.


Mengantisipasi potensi lonjakan, Dinkes Sinjai telah menggencarkan sejumlah upaya pencegahan, mulai dari survei jentik nyamuk di rumah-rumah warga, penyebaran bubuk larvasida, hingga edukasi langsung tentang 3M (Menguras, Menutup, Mendaur ulang).


“Pemberantasan sarang nyamuk tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Butuh kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan,” tegas dr. Emmy.


Selain itu, masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala demam tinggi, nyeri otot, atau timbul ruam kemerahan di kulit.


“Lebih baik mencegah daripada mengobati. Mari bersama lawan DBD sejak dari rumah,” tutupnya.


Share:
Komentar

Berita Terkini