UIAD Sinjai Perluas Jejak Internasional, Lima Mahasiswa Dilepas ke Malaysia dan Thailand

Share:
UIAD Sinjai Perluas Jejak Internasional, Lima Mahasiswa Dilepas ke Malaysia dan Thailand

INILAHPOS.com - Membawa nama baik kampus dan daerah ke kancah internasional, lima mahasiswa Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai bersiap mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia dan Thailand.z

Pelepasan mahasiswa tersebut berlangsung di Aula KH. Ahmad Dahlan Lantai 6, Kamis (5/11/2026), dan dihadiri Staf Ahli Bupati Sinjai Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Ir. H. Andi Himawan Saleh, yang hadir mewakili Bupati Sinjai.

Kelima mahasiswa tersebut dijadwalkan menjalankan pengabdian masyarakat di dua negara mulai 8 hingga 13 November 2026. Selama mengikuti program, mereka akan didampingi dosen pembimbing.

Rektor UIAD Sinjai, Dr. Suriati, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sinjai, khususnya Bupati Sinjai, atas dukungan dan sinergi yang selama ini terjalin dengan pihak kampus.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan UIAD.

"Tidak ada satupun kegiatan kita yang ada di kampus ini tidak disupport, tidak didukung, bahkan bersinergi dengan pimpinan dengan pemerintah daerah Kabupaten Sinjai. Itu artinya bahwa keberadaan kampus kita ini adalah tidak lepas daripada dukungan dan sinergi dari Pemerintah Daerah," ujarnya.

Ia menjelaskan, KKN Internasional merupakan program tahunan yang terus dikembangkan UIAD. Bahkan, dalam dua tahun terakhir, kampus tersebut telah menjalankan program KKN dan Praktik Kerja Nyata (PKN) Internasional.

Pada tahun akademik 2026–2027, UIAD menargetkan pelaksanaan sekitar sembilan program internasional sebagai bagian dari pengembangan jejaring dan pengalaman mahasiswa di tingkat global.

Sementara itu, Andi Himawan Saleh saat membacakan sambutan tertulis Bupati Sinjai menegaskan bahwa UIAD telah membuktikan keterbatasan wilayah bukan penghalang bagi sebuah perguruan tinggi untuk memiliki cita-cita besar dan menembus dunia internasional.

Menurutnya, KKN Internasional bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan ruang pembelajaran lintas budaya, pembentukan karakter, sekaligus kesempatan memperluas wawasan global mahasiswa.

"KKN Internasional ini adalah bagian dari internasionalisasi kampus yang dirancang sebagai pembelajaran lintas budaya, penguatan karakter, dan perluasan wawasan global dan nantinya para mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan masyarakat di negara tujuan," ujarnya.

Namun, Bupati melalui Staf Ahli juga menitipkan pesan agar mahasiswa tidak datang ke negara tujuan dengan sikap merasa paling tahu, melainkan menjadikan pengalaman tersebut sebagai kesempatan untuk belajar dari kehidupan masyarakat setempat.

"Namun, saya menitipkan satu pesan jangan pernah pergi sebagai orang yang merasa paling tahu. Sebagaimana pesan bijak dari para pemimpin, 'Jangan menggurui'. Datanglah sebagai kehidupan. Belajarlah dari cara masyarakat di sana mengelola desa, memberdayakan ekonomi, dan merawat tradisi," pesannya.

Selain kemampuan akademik dan wawasan global, mahasiswa juga diingatkan untuk menjadikan akhlakul karimah sebagai pedoman selama berada di negeri orang.

"Akhlakul karimah harus menjadi landasan dalam setiap langkah kalian di negeri orang. Etika, sopan santun, dan nama baik almamater adalah mahkota yang wajib kalian jaga," sambungnya.

Melalui program ini, mahasiswa UIAD diharapkan tidak hanya membawa pengalaman internasional saat kembali ke Sinjai, tetapi juga mampu menghadirkan pengetahuan, inspirasi, dan nilai-nilai positif yang diperoleh selama berinteraksi dengan masyarakat di Malaysia dan Thailand.

Share:
Komentar

Berita Terkini