Wakili Bupati, Kadisdik Sinjai Ungkap 3 Bekal Penting untuk 335 Mahasiswa Baru UMSi

Share:
Wakili Bupati, Kadisdik Sinjai Ungkap 3 Bekal Penting untuk 335 Mahasiswa Baru UMSi

INILAHPOS.com - Sebanyak 335 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) tahun akademik 2026/2027 resmi dikukuhkan dalam Rapat Senat Terbuka di UMSi Maraja Convention Center, Senin (14/9/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi awal perjalanan akademik ratusan mahasiswa yang akan menempuh pendidikan di UMSi. Kegiatan turut dirangkaikan dengan kuliah umum yang dihadiri langsung Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) RI, Prof. Dr. Fauzan.

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Irwan Suaib, menyampaikan apresiasi kepada UMSi yang dinilai konsisten mengambil peran dalam mencetak generasi unggul.

Menurutnya, bertambahnya mahasiswa baru yang memilih UMSi menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi tersebut sebagai tempat menyiapkan generasi dan pemimpin masa depan.

“Kehadiran ratusan mahasiswa baru yang dikukuhkan hari ini adalah bukti bahwa kampus ini dipercaya oleh masyarakat Sinjai dan sekitarnya sebagai rumah bagi lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan,” ujar Irwan.

Di hadapan para mahasiswa baru, Irwan juga menyampaikan tiga hal yang dinilai penting sebagai bekal dalam menjalani masa perkuliahan, bahkan dalam kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.

Pertama, membangun mindset yang maju.

Ia mengingatkan mahasiswa untuk tidak cepat merasa cukup dengan pengetahuan yang telah dimiliki. Perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan, dan dunia kerja yang bergerak cepat menuntut mahasiswa untuk terus belajar dan beradaptasi.

“Mahasiswa yang maju adalah mahasiswa yang tidak takut belajar hal baru, tidak gengsi mengakui ketidaktahuan, dan selalu haus akan pengetahuan,” katanya.

Kedua, menempa mental yang kuat.

Menurutnya, perjalanan perkulahan tidak selalu berjalan mulus. Mahasiswa akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tugas, ujian, tekanan hingga kemungkinan mengalami kegagalan.

Karena itu, mahasiswa diminta tidak mudah menyerah dan menjadikan kegagalan sebagai bagian dari proses untuk berkembang.

“Jangan mudah menyerah. Jangan mudah terpengaruh hal-hal yang menjauhkan saudara dari tujuan,” pesannya.

Ketiga, menetapkan misi yang lurus.

Irwan menekankan bahwa pendidikan tidak semata-mata tentang mengejar nilai akademik. Lebih dari itu, pendidikan merupakan proses membentuk manusia agar mampu menemukan dan mengembangkan potensi dirinya.

“Pendidikan bukan hanya tentang nilai di atas kertas. Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia untuk menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah serta potensi manusia sebagai makhluk Allah yang mulia,” tuturnya.

Ia pun mengajak mahasiswa baru untuk sejak awal memiliki alasan dan tujuan yang jelas dalam menempuh pendidikan.

“Untuk apa kalian kuliah dan untuk siapa? Misi yang lurus akan menjadi kompas yang menuntun langkah saudara, bahkan ketika jalan terasa gelap,” lanjutnya.

Irwan berharap tiga prinsip tersebut tidak berhenti sebagai pesan dalam acara pengukuhan, tetapi benar-benar menjadi pedoman mahasiswa UMSi selama menjalani proses pendidikan.

“Saya berharap prinsip yang sudah saya sampaikan tadi tidak berhenti di sini, tetapi tertanam dalam setiap langkah kalian sebagai mahasiswa UMSi,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultan Batara serta Pimpinan Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah.


Share:
Komentar

Berita Terkini