Pemkab Sinjai Tinjau Penerima Program Bedah Rumah bagi Pasien TB di Kelurahan Samataring

Share:
Pemkab Sinjai Tinjau Penerima Program Bedah Rumah bagi Pasien TB di Kelurahan Samataring

INILAHPOS.com - Upaya mengatasi Tuberkulosis (TB) tidak cukup hanya dengan pengobatan. Lingkungan tempat tinggal yang sehat juga menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penyembuhan pasien. 

Berangkat dari komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Sinjai terus memperkuat langkah penanggulangan TB melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah bagi penderita Tuberkulosis, Selasa, (14/7/2026)

Komitmen itu ditunjukkan melalui kunjungan langsung ke rumah salah seorang pasien TB penerima manfaat program di Kelurahan Samataring, Kecamatan Sinjai Timur, yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan, Andi Jefrianto Asapa.

Dalam kunjungan tersebut, Sekda didampingi Camat Sinjai Timur, Lurah Samataring, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Kepala Puskesmas Samataring, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Samataring. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bukti sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis di Kabupaten Sinjai.

Program BSPS merupakan kolaborasi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya penderita TB, melalui bantuan sebesar Rp20 juta yang digunakan memperbaiki rumah agar memenuhi standar rumah sehat, mulai dari ventilasi yang memadai, pencahayaan alami yang cukup, hingga kondisi bangunan yang lebih layak dan aman.

Selain meninjau kondisi rumah, Andi Jefrianto Asapa juga memberikan semangat kepada pasien agar tetap disiplin menjalani pengobatan hingga selesai. Ia menekankan pentingnya dukungan keluarga dalam proses penyembuhan, sekaligus mengingatkan agar lingkungan rumah selalu dijaga kebersihannya, ventilasi dibuka setiap hari, serta sinar matahari dapat masuk ke dalam rumah untuk membantu mencegah penyebaran bakteri penyebab TB.

Edukasi mengenai penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga diberikan kepada keluarga pasien sebagai bagian dari upaya memutus rantai penularan penyakit.

Rasa haru dan syukur turut disampaikan keluarga peneima manfaat. Anak pasien mengaku bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi keluarganya, mengingat kondisi rumah yang selama ini dihuni sudah cukup memprihatinkan.

"Kami sangat senang dan bersyukur dengan adanya program bedah rumah ini. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sinjai dan semua pihak yang telah membantu keluarga kami," ungkapnya.

Andi Jefrianto Asapa menegaskan bahwa keberhasilan eliminasi Tuberkulosis tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan pengobatan, tetapi juga harus didukung dengan lingkungan tempat tinggal yang sehat dan layak huni. 

Menurutnya, rumah yang memenuhi standar kesehatan akan membantu mempercepat pemulihan pasien sekaligus mengurangi risiko penularan kepada anggota keluarga maupun masyarakat sekitar.

Melalui Program Bedah Rumah ini, Pemerintah Kabupaten Sinjai berharap kualitas hidup masyarakat penerima manfaat terus meningkat, baik dari aspek kesehatan maupun kesejahteraan.

Share:
Komentar

Berita Terkini