INILAHPOS.com - Kabupaten Sinjai bersiap membawa potensi terbaiknya ke panggung nasional. Menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XVII di Gorontalo, para petani dan nelayan andalan daerah ini mulai mematangkan berbagai persiapan untuk tampil dan belajar di ajang bergengsi yang hanya digelar tiga tahun sekali tersebut.
Komitmen itu mengemuka saat Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menerima kunjungan pengurus KTNA Kabupaten Sinjai di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (3/6/2026) siang.
Audiensi yang berlangsung hangat itu dipimpin Ketua KTNA Sinjai, Ilham Maddo, didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Kamaruddin.
Dalam pertemuan tersebut, pengurus KTNA melaporkan kesiapan Kabupaten Sinjai mengikuti Penas KTNA XVII yang akan berlangsung di Provinsi Gorontalo pada 20 hingga 25 Juni 2026.
Tak sekadar menghadiri kegiatan seremonial, kontingen Sinjai membawa misi besar: memperkenalkan potensi pertanian dan perikanan daerah sekaligus menyerap berbagai inovasi dan teknologi terbaru yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.
Ketua KTNA Sinjai, Ilham Maddo, mengungkapkan bahwa tahun ini Sinjai akan mengirimkan tiga peserta utama yang akan mengikuti berbagai agenda strategis dalam kegiatan tersebut.
“Penas merupakan momentum besar bagi sektor pertanian dan perikanan yang dilaksanakan setiap tiga tahun sekali oleh KTNA Pusat. Ini menjadi kesempatan berharga bagi petani dan nelayan untuk bertukar pengalaman, memperluas jaringan, serta memperoleh pengetahuan baru,” ujarnya.
Selain mengikuti kegiatan utama Penas, delegasi Sinjai juga dijadwalkan menghadiri sejumlah forum penting, termasuk pertemuan Ikatan Alumni Magang Jepang (IKAMAJA) dan forum penyuluh pertanian tingkat nasional.
Bupati Ratnawati menyambut baik kesiapan KTNA Sinjai dan memberikan apresiasi atas semangat para petani dan nelayan yang akan mewakili daerah di ajang nasional tersebut.
Menurutnya, keikutsertaan Sinjai dalam Penas bukan hanya soal kehadiran peserta, tetapi juga menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan potensi besar yang dimiliki daerah di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan kelautan.
“Pemerintah daerah sangat mendukung keikutsertaan KTNA Sinjai di Penas Gorontalo. Ini adalah panggung penting untuk menunjukkan potensi unggulan Sinjai di sektor pertanian dan kelautan,” kata Ratnawati.
L
Ia berharap para peserta dapat menjadi duta daerah yang mampu membawa nama baik Sinjai sekaligus pulang dengan membawa ilmu, pengalaman, dan teknologi baru yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya berharap peserta tidak hanya membawa nama Sinjai ke tingkat nasional, tetapi juga membawa pulang pengetahuan dan inovasi yang bisa diterapkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani serta nelayan kita,” tambahnya.
Ajang Penas KTNA XVII sendiri diperkirakan akan dihadiri ribuan petani, nelayan, penyuluh, serta pelaku usaha pertanian dari seluruh Indonesia. Karena itu, kehadiran kontingen Sinjai diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi kemajuan sektor pertanian dan perikanan di Bumi Panrita Kitta.
