INILAHPOS.com - Indibiz KTI berkolaborasi dengan Educourse Makassar menyelenggarakan workshop bertajuk “Hands-on AI Meets STEAM: Praktik Mendesain Pembelajaran Kreatif Berbasis AI di Kelas” di Kantor Telkom Regional 5, Kota Makassar pada Sabtu (23/5).
Kegiatan ini diikuti secara luring oleh 40 guru tingkat SD, SMP, dan SMA di Kota Makassar, serta turut dihadiri oleh tenaga pendidik dan mahasiswa dari berbagai daerah di luar Kota Makassar secara daring.
Workshop ini menjadi ruang praktik bagi para guru untuk mengenal pemanfaatan Artificial Intelligence dalam mendukung proses pembelajaran di kelas. Melalui kegiatan ini, AI diperkenalkan bukan sebagai pengganti peran guru, melainkan sebagai alat bantu yang dapat mendukung pendidik dalam menyusun materi ajar, merancang aktivitas kelas, mengembangkan project-based learning berbasis STEAM, hingga membuat pembelajaran menjadi lebih kreatif, interaktif, dan adaptif terhadap kebutuhan siswa saat ini.
Konsep kegiatan ini sejalan dengan tujuan workshop yang diarahkan agar peserta mampu menghasilkan rancangan pembelajaran sederhana berbasis AI dan STEAM yang dapat diterapkan di kelas.
Kegiatan diawali dengan sesi pengenalan ekosistem Indibiz yang disampaikan oleh Account Manager Witel Sulbagsel, Nuridha Tri Lestari. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan gambaran mengenai peran solusi digital dalam mendukung kebutuhan sektor pendidikan, termasuk pentingnya konektivitas dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Salah satu solusi digital yang diperkenalkan adalah Pijar Sekolah, platform digital pendidikan dari Telkom Indonesia yang dapat mendukung proses belajar mengajar di lingkungan sekolah.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan Sobiz, platform affiliate Indibiz yang membuka peluang bagi masyarakat untuk terlibat dalam ekosistem digital Indibiz melalui aktivitas promosi dan referensi layanan.
Setelah sesi pengenalan ekosistem Indibiz, workshop dilanjutkan dengan sesi utama bersama Tiara, Fasilitator of Coding STEAM by Educourse.id. Pada sesi tersebut, peserta mendapatkan pendampingan praktik mengenai pengenalan AI prompting untuk guru, pembuatan materi ajar dengan bantuan AI, perancangan project-based learning berbasis STEAM, serta visualisasi materi dan aktivitas kelas.
Melalui sesi praktik, peserta diajak untuk mencoba langsung penggunaan AI tools dalam merancang media ajar yang lebih menarik. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai cara menyusun instruksi atau prompt yang tepat agar AI dapat membantu menghasilkan ide pembelajaran sesuai mata pelajaran, jenjang kelas, tujuan pembelajaran, serta karakter siswa.
Salah satu peserta dari SD Islam Al Azhar 34 Makassar, Winda Afrilawati, menyampaikan bahwa kegiatan yang diselenggarakan oleh Indibiz sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan guru saat ini.
“Kegiatannya sangat bagus dan materinya relevan dengan kebutuhan guru. Kami diajarkan menggunakan AI tools dan mempraktikkan langsung pembuatan media ajar yang menarik menggunakan AI Canva. Ini sangat membantu guru dalam membuat pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif,” ujarnya.
Kolaborasi antara Indibiz KTI dan Educourse Makassar diharapkan dapat memperkuat kapasitas guru dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan. Dengan pendekatan STEAM yang mengintegrasikan Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics, guru didorong untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga mendorong kreativitas, kolaborasi, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis siswa.
Melalui kegiatan ini, Indibiz KTI terus memperkuat perannya sebagai mitra digital bagi sektor pendidikan. Tidak hanya melalui penyediaan solusi konektivitas dan layanan digital, tetapi juga melalui kolaborasi edukatif yang dapat membantu sekolah, guru, mahasiswa, dan komunitas pendidikan beradaptasi dengan perkembangan teknologi secara lebih produktif dan berkelanjutan.
