INILAHPOS.com - Suasana berbeda terlihat di Kantor Pengadilan Negeri (PN) Sinjai, Jumat (5/6/2026). Puluhan siswa sekolah dasar (SD) dari berbagai sekolah di Kabupaten Sinjai tampak antusias mengikuti kunjungan edukatif yang memberi mereka kesempatan mengenal dunia peradilan dari dekat.
Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Panrita Literasi Institute Kabupaten Sinjai dan Pengadilan Negeri Sinjai tersebut menghadirkan pengalaman belajar di luar kelas bagi para peserta didik melalui program outing class Kelas Panrita Literasi.
Sejak tiba di lokasi, para siswa disambut hangat oleh jajaran Pengadilan Negeri Sinjai. Mereka diajak berkeliling melihat berbagai fasilitas yang ada, mulai dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), ruang sidang, perpustakaan, ruang bermain anak, hingga ruang tahanan.
Ketua Pengadilan Negeri Sinjai, Anthonie Spilkam Mona, membuka langsung kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya mendekatkan lembaga peradilan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Ketua Panrita Literasi Institute, Mirfayani Mirsal, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan anak-anak mengenai berbagai profesi dan lembaga negara yang berperan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Hari ini kami menghadirkan siswa dari lima sekolah dasar untuk mengenal lebih dekat lembaga peradilan. Anak-anak tidak hanya melihat ruangan-ruangan yang ada di pengadilan, tetapi juga belajar tentang profesi hakim dan berbagai peran penting lainnya dalam sistem peradilan,” ujarnya.
Menurut Mirfayani, kegiatan tersebut juga menjadi tindak lanjut kerja sama antara Panrita Literasi Institute dan Pengadilan Negeri Sinjai dalam pengelolaan ruang bermain anak serta ruang literasi yang ramah bagi masyarakat.
Sementara itu, Humas Pengadilan Negeri Sinjai, Ahmad Wiranto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Mahkamah Agung dalam mewujudkan peradilan yang terbuka, inklusif, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengenalkan kepada anak-anak bahwa di balik proses penegakan hukum ada banyak profesi yang berperan, termasuk hakim. Kami berharap mereka memahami fungsi peradilan sejak dini dan menjadikan pengadilan sebagai tempat belajar yang terbuka bagi masyarakat,” jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan diajukan kepada petugas pengadilan, mulai dari tugas hakim hingga proses persidangan yang selama ini hanya mereka lihat melalui televisi atau media sosial.
Salah seorang peserta, Zahra Aulia Ibrahim, siswi kelas IV SDN 3 Balangnipa, mengaku sangat senang mendapatkan kesempatan berkunjung ke Pengadilan Negeri Sinjai.
“Saya senang sekali karena bisa masuk ke ruang sidang dan melihat langsung bagaimana suasana pengadilan. Awalnya saya tegang, tetapi ternyata sangat menarik. Sekarang saya ingin belajar lebih giat dan bercita-cita menjadi hakim,” ungkapnya penuh semangat.
Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga mendapatkan pemahaman awal tentang pentingnya hukum, keadilan, serta profesi-profesi yang berperan dalam menjaga ketertiban dan keadilan di tengah masyarakat. Kunjungan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan minat belajar serta menginspirasi lahirnya generasi muda yang sadar hukum sejak dini.
