INILAHPOS.com – Pemerintah Kabupaten Sinjai terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, termasuk bagi pasien rujukan yang menjalani pengobatan di luar daerah.
Hal itu terlihat saat Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan melakukan kunjungan langsung ke Rumah Singgah Pasien Rujukan Kabupaten Sinjai di Kota Makassar, Rabu (20/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan fasilitas dan pelayanan di rumah singgah berjalan optimal serta benar-benar memberi kenyamanan bagi masyarakat yang sedang menjalani pengobatan.
Dalam kunjungan itu, Sekda didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Bahraeni Bakri, S.Si., Apt. Kehadiran rombongan disambut pengelola rumah singgah bersama 28 pasien dan keluarga pendamping yang saat ini memanfaatkan fasilitas tersebut.
Sekda meninjau langsung sejumlah ruangan, fasilitas pendukung, hingga sarana yang digunakan pasien dan keluarga selama berada di Makassar untuk menjalani pengobatan rujukan.
Tak hanya melakukan peninjauan, Andi Jefrianto juga berdialog dengan pengelola rumah singgah guna mendengarkan berbagai kebutuhan serta masukan terkait peningkatan pelayanan dan kenyamanan bagi pasien.
Menurutnya, keberadaan rumah singgah merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan lanjutan di luar Kabupaten Sinjai.
“Rumah singgah pasien ini menjadi salah satu indikator tujuan RPJMD dalam meningkatkan usia harapan hidup masyarakat Kabupaten Sinjai. Kehadirannya diharapkan mampu membantu dan meringankan beban masyarakat, khususnya terkait tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan di Makassar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Sinjai, Bahraeni Bakri, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelayanan rumah singgah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat secara maksimal.
Ia menegaskan, pelayanan kesehatan tidak hanya berhenti pada proses rujukan, tetapi juga mencakup kenyamanan dan dukungan bagi pasien selama menjalani pengobatan
