INILAHPOS.com - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Indibiz KTI berkolaborasi dengan Educourse Makassar menggelar webinar bertajuk “AI Meets STEAM” pada Jumat (22/5).
Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi para pendidik untuk memahami pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung pembelajaran berbasis STEAM di sekolah.
Webinar terbuka secara umum dan mayoritas diikuti oleh tenaga pendidik, kepala sekolah, dan mahasiswa yang memiliki ketertarikan terhadap pengembangan kompetensi digital di sektor pendidikan. Melalui kegiatan ini, peserta diajak melihat AI bukan sebagai pengganti peran guru, melainkan sebagai alat bantu untuk menciptakan proses belajar yang lebih kreatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.
Pada sesi awal, Luthfi Siradjs, Off 3 SME Sales Account Plan Telkom Regional 5, memperkenalkan Indibiz KTI sebagai bagian dari ekosistem digital Telkom Indonesia yang menghadirkan beragam solusi untuk mendukung transformasi pendidikan. Menurutnya, sektor pendidikan membutuhkan dukungan teknologi yang tidak hanya berfokus pada konektivitas, tetapi juga mampu membantu sekolah meningkatkan efektivitas pembelajaran dan pengelolaan operasional.
“Melalui kegiatan webinar ini, kami ingin menghadirkan ruang berbagi yang memberikan dampak nyata bagi ekosistem pendidikan. Indibiz tidak hanya hadir sebagai penyedia solusi digital, tetapi juga sebagai mitra yang mendorong sekolah, guru, dan pelaku pendidikan agar semakin siap menghadapi perubahan teknologi,” ujar Luthfi.
Sementara itu, Damri, Fasilitator Coding and Robotic STEAM by Educourse Makassar menjelaskan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran dapat membantu guru dalam menyusun materi ajar, membuat konten kreatif, melakukan penilaian otomatis, hingga memberikan umpan balik secara lebih cepat kepada siswa.
Ia menekankan bahwa pemanfaatan AI perlu diarahkan secara bijak agar tetap mendukung kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa.
“AI sebaiknya dipahami sebagai partner guru dalam proses pembelajaran. Teknologi ini dapat membantu proses belajar menjadi lebih personal dan efisien, tetapi tetap membutuhkan peran guru dalam membimbing, mengarahkan, dan menjaga integritas akademik siswa,” jelas Damri.
Kegiatan juga dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Sejumlah peserta mengajukan pertanyaan terkait batas ideal penggunaan AI di ruang kelas, cara menjaga kemampuan berpikir kritis siswa, serta kompetensi yang perlu dikembangkan agar peserta didik mampu bersaing di era digital.
Melalui webinar ini, Indibiz KTI berharap dapat membuka wawasan baru bagi pendidik mengenai pemanfaatan AI dan teknologi digital dalam pembelajaran. Kolaborasi bersama Educourse ini juga menjadi bagian dari komitmen Indibiz KTI untuk terus mendukung kemajuan pendidikan melalui solusi digital yang inklusif, relevan, dan berkelanjutan.
