Dinilai Layak, Dukungan Sirajuddin Maju di Musda KNPI Sinjai Mengalir

Share:
Dinilai Layak, Dukungan Sirajuddin Maju di Musda KNPI Sinjai Mengalir
Sirajuddin 

INILAHPOS.com - Bursa calon Ketua DPD II KNPI Kabupaten Sinjai jelang Musda 2026 mulai memanas. Dukungan demi dukungan mulai bermunculan dari berbagai elemen pemuda. 

Salah satu dukungan yang cukup menyita perhatian datang dari mantan Sekretaris DPK KNPI Kecamatan Sinjai Timur dan Ketua Umum Pemuda Muslimin Kab. Sinjai, Akmal.

Akmal secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Sirajuddin untuk maju dan memimpin DPD II KNPI Kabupaten Sinjai periode mendatang. Menurutnya, KNPI Sinjai membutuhkan sosok yang berani, independen, memiliki jaringan luas, dan peka terhadap persoalan kepemudaan.

“KNPI jangan lagi dipimpin oleh figur yang hanya muncul saat momentum politik. KNPI butuh petarung, bukan pajangan. Dan saya melihat itu ada pada sosok Sirajuddin,” tegas Akmal saat dimintai tanggapannya, Selasa (12/5/2026).

Sirajuddin sendiri dikenal sebagai Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Sinjai. Selain aktif di organisasi kepemudaan, ia juga merupakan Ketua Umum Jurnalis Peduli Sinjai (JPS) yang selama ini dikenal vokal mengawal isu-isu sosial, pemerintahan, dan kepemudaan di Kabupaten Sinjai.

Bagi Akmal, latar belakang organisasi dan dunia jurnalistik yang dimiliki Sirajuddin menjadi modal besar untuk membangkitkan kembali marwah KNPI yang dinilai mulai kehilangan arah dan daya dobraknya.

“KNPI harus kembali menjadi rumah besar pemuda yang kritis, independen, dan berani bersuara. Bukan sekadar organisasi seremonial yang sibuk foto-foto kegiatan tanpa dampak nyata,” sindirnya.

Ia juga menilai Sirajuddin merupakan figur yang mampu menjembatani berbagai kelompok pemuda di Sinjai, tanpa terjebak pada sekat organisasi maupun kepentingan elite tertentu.

“Sirajuddin punya pengalaman organisasi, kemampuan komunikasi, dan keberanian menyampaikan kebenaran. Itu yang dibutuhkan KNPI hari ini,” lanjut Akmal.

Musda DPD II KNPI Sinjai 2026 diprediksi akan berlangsung dinamis. Sejumlah nama mulai diperbincangkan, namun dukungan terbuka dari tokoh-tokoh pemuda diyakini akan menjadi penentu arah pertarungan.

Di kalangan aktivis muda Sinjai sendiri, muncul harapan agar Musda kali ini tidak hanya menjadi ajang perebutan jabatan, tetapi momentum kebangkitan organisasi kepemudaan agar kembali hadir sebagai kekuatan moral dan sosial di tengah masyarakat.

“Kalau KNPI hanya dikuasai orang-orang yang mencari panggung dan kepentingan pribadi, maka pemuda Sinjai akan terus kehilangan wadah perjuangan. Sudah saatnya ada perubahan,” tutup Akmal.

Share:
Komentar

Berita Terkini