INILAHPOS.com - Wakil Bupati Andi Mahyanto Mazda menghadiri Musrenbang Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Sinjai Borong, yang digelar di Kedai Marra kawasan wisata Negeri Berselimut Awan, Desa Batubelerang, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD Sinjai Dapil III.
Menurut Andi Mahyanto Mazda, pemilihan lokasi Musrenbang di kawasan wisata alam bukan tanpa alasan. Selain untuk mempromosikan potensi wisata lokal, suasana alam diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan pembangunan berkelanjutan.
“Musrenbang Kecamatan bukan sekadar pemenuhan agenda rutin atau seremonial, melainkan wadah strategis untuk menyerap aspirasi riil masyarakat, merumuskan prioritas pembangunan yang berdampak langsung, dan memperkuat sinergi antara kebutuhan kelurahan/desa dengan perencanaan daerah,” tegasnya.
Ia meminta seluruh perangkat daerah agar mampu mensinergikan usulan prioritas desa dan kelurahan sesuai dengan kewenangan masing-masing, dengan tetap memperhatikan prinsip efektivitas, efisiensi, serta kemampuan keuangan daerah.
Lebih lanjut, Wabup menjelaskan bahwa tahun perencanaan 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kabupaten Sinjai 2025–2029. Karena itu, seluruh program dan kegiatan harus selaras dengan visi daerah.
“Seluruh perencanaan pembangunan harus diarahkan untuk mewujudkan Kabupaten Sinjai yang Maju, Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan,” ujarnya.
Selain agenda pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Sinjai juga berkomitmen mendukung implementasi program nasional Asta Cita, di antaranya Makan Bergizi Gratis, pendirian Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, penguatan ketahanan pangan, penghapusan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, hingga program pembangunan 3 juta unit rumah.
Menutup sambutannya, Andi Mahyanto Mazda menyampaikan apresiasi kepada anggota DPRD Sinjai khususnya Dapil III atas sinergi yang terjalin selama ini. Ia menegaskan peran DPRD sangat krusial dalam menjembatani aspirasi masyarakat agar dapat terakomodasi dalam perencanaan dan penganggaran daerah maupun nasional.
