Pajak Daerah Sinjai 2025 Melejit 71,29 Persen Dibanding Tahun 2024, PAD Tembus Rp121,34 Miliar

Share:
Pajak Daerah Sinjai 2025 Melejit 71,29 Persen Dibanding Tahun 2024, PAD Tembus Rp121,34 Miliar
Kepala Bapenda Sinjai, Asdar Amal Dharmawan memberikan keterangan kepada jurnalis. Foto direkam pada Selasa 16 Desember 2025

INILAHPOS.com - Kinerja keuangan daerah Kabupaten Sinjai sepanjang tahun 2025 mencatatkan capaian menggembirakan. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, realisasi Pajak Daerah berhasil melampaui target hingga 108,32 persen, sebuah pencapaian yang menunjukkan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan wajib pajak, sekaligus efektivitas pengelolaan pendapatan daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sinjai, H. Asdar Amal Darmawan, mengungkapkan bahwa dari target pajak daerah sebesar Rp28,37 miliar, realisasi yang dicapai menembus angka Rp30,73 miliar.

“Capaian ini menunjukkan bahwa kinerja pendapatan daerah terus membaik. Ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, perangkat daerah pengelola pajak, serta dukungan masyarakat sebagai wajib pajak,” ujar Asdar, Kamis, (15/1/2026).

Lebih membanggakan lagi, realisasi pajak daerah tahun 2025 mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 71,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, realisasi pajak daerah tercatat Rp17,94 miliar, sementara pada 2025 melonjak tajam menjadi Rp30,73 miliar.

Menurut Asdar, lonjakan tersebut mencerminkan keberhasilan berbagai langkah strategis yang dilakukan pemerintah daerah, mulai dari intensifikasi dan ekstensifikasi pajak, perbaikan sistem pelayanan, hingga optimalisasi potensi pajak di berbagai sektor.

Tidak hanya pajak daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sinjai tahun 2025 juga mencatat kinerja positif. Dari target Rp119,75 miliar, realisasi PAD mencapai Rp121,34 miliar atau setara 101,32 persen.

“Realisasi PAD yang melampaui target ini menjadi sinyal positif bagi upaya Kita untuk terus mendorong meningkatkan kontribusi PAD terhadap total APBD kita. Dengan PAD yang semakin meningkat, pemerintah daerah memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik,” jelas Asdar

Ia menambahkan, capaian tersebut akan menjadi modal penting bagi Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam mempercepat program-program prioritas, khususnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Ke depan, tantangan kita adalah menjaga tren positif ini tetap berkelanjutan, sekaligus memastikan bahwa setiap rupiah pendapatan daerah benar-benar kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan yang berkualitas dan merata,” pungkasnya.

Share:
Komentar

Berita Terkini