IMM Fakultas Pertanian dan Peternakan UNIM Bone Kecam Kasus Dosen Terlibat Narkoba

Share:
IMM Fakultas Pertanian dan Peternakan UNIM Bone Kecam Kasus Dosen Terlibat Narkoba

INILAHPOS.com - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bone menyuarakan sikap keras atas tertangkapnya seorang oknum dosen berinisial AT yang diduga terlibat kasus narkoba. Peristiwa ini dinilai bukan hanya memalukan, namun juga mencederai nilai moral dan dunia pendidikan.

Dalam pernyataan resminya, IMM menegaskan rasa keprihatinan sekaligus penyesalan mendalam terhadap kasus yang dianggap sebagai tindakan tidak bermoral dan bertentangan dengan nilai etika seorang akademisi. Terlebih, kasus tersebut ikut dikaitkan dengan nama Muhammadiyah di Kabupaten Bone melalui berbagai pemberitaan media.

IMM secara tegas menolak keras penggiringan opini yang mencoba mengaitkan kasus ini dengan organisasi Muhammadiyah.

“Oknum tersebut bukan kader Muhammadiyah, baik secara ideologis maupun struktural. Karena itu, tidak ada alasan sedikit pun untuk menyeret nama Muhammadiyah dalam kasus ini,” tegas Ketua Umum IMM Komisariat Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bone, Yusdar dalam pernyataannya, Kamis, (8/1/2026).

IMM menegaskan Muhammadiyah adalah gerakan Islam yang menjunjung tinggi nilai amar ma’ruf nahi munkar, memiliki komitmen kuat dalam pemberantasan narkoba, dan menolak segala bentuk penyimpangan sosial. Karena itu, tindakan AT sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi dan tidak mencerminkan ajaran maupun nilai Muhammadiyah.

IMM juga mendorong aparat penegak hukum untuk bertindak tegas, adil, dan transparan sesuai aturan perundang-undangan.

“Kasus ini harus menjadi pelajaran keras. Dunia pendidikan tidak boleh tercemar oleh praktik tidak bermoral seperti narkoba. Kampus harus tetap menjadi ruang yang bersih dan bermartabat,” tambah Yusdar.

IMM juga mengajak seluruh pihak untuk bersikap objektif, tidak melakukan generalisasi, dan bersama menjaga nama baik lembaga pendidikan serta organisasi keagamaan, khususnya di Kabupaten Bone.

Share:
Komentar

Berita Terkini