INILAHPOS.com - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Sinjai, Alamsyah Bahar, tampil sebagai narasumber dalam Temu Ramah Aspirasi Strategis (TERAS) BSKDN yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, Rabu (28/10/2026).z
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom dan disiarkan di kanal YouTube BSKDN Kemendagri ini mengangkat tema “Balitbangda Berdampak: Meningkatkan Kinerja Pemerintah Daerah melalui Riset, Inovasi dan Kolaborasi.”
Dalam paparannya, Alamsyah menekankan pentingnya mengubah orientasi Balitbangda, dari sekadar menghasilkan dokumen kajian menjadi lembaga yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi persoalan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
Menurutnya, keberhasilan riset dan inovasi tidak hanya diukur dari jumlah kajian yang dihasilkan, tetapi sejauh mana hasilnya digunakan dalam pengambilan kebijakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Ukuran keberhasilan Balitbangda bukan hanya berapa banyak penelitian yang dihasilkan, tetapi seberapa jauh hasil penelitian tersebut digunakan untuk memperbaiki kebijakan, meningkatkan pelayanan publik, dan menyelesaikan persoalan daerah,” ungkapnya.
Alamsyah juga memperkenalkan dua program unggulan Balitbangda Sinjai, yakni Forum Riset dan Inovasi Daerah serta SAMAKI (Sistem Akuntabilitas Inovasi Daerah).
Forum Riset dan Inovasi Daerah dirancang sebagai wadah kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, akademisi, dan praktisi untuk merumuskan solusi berbasis data. Sementara SAMAKI menjadi instrumen pengelolaan inovasi, mulai dari pengusulan, verifikasi, uji coba, penerapan hingga evaluasi.
Ia turut menyoroti pentingnya kolaborasi dan optimalisasi sumber daya di tengah efisiensi anggaran. Menurutnya, inovasi tidak selalu membutuhkan teknologi baru, tetapi juga dapat diwujudkan melalui penyederhanaan prosedur, perbaikan koordinasi, dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia.
“Efisiensi anggaran bukan alasan untuk berhenti berinovasi. Justru keterbatasan anggaran harus mendorong kita berinovasi dalam memanfaatkan sumber daya yang sudah ada,” tegasnya.
Melalui forum nasional tersebut, Balitbangda Sinjai mendorong penguatan peran riset dan inovasi sebagai dasar perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran, sekaligus memastikan hasil kajian benar-benar berkontribusi terhadap peningkatan kinerja pemerintah daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Forum ini turut menghadirkan Kepala BSKDN Kemendagri, R. Gani Muhammad, serta Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan, dan Pelayanan Publik, Dr. T.R. Fahsul Falah
