INILAHPOS.com - Sebanyak 158 mahasiswa baru Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin (Unhas) mendapat pembekalan keterampilan dasar menghadapi situasi bencana dan kegawatdaruratan melalui kegiatan Basic Emergency Skill (BES) 2026.2
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Siaga Ners HIMIKA Fakultas Keperawatan Unhas tersebut mengusung tema “Make an Impact: Empowering Future First Responders” dan berlangsung selama tiga hari, 24–26 September 2026.
BES 2026 dirancang sebagai kegiatan edukatif untuk membekali mahasiswa baru dengan pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama. Bekal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan mahasiswa ketika menghadapi kondisi gawat darurat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan Technical Meeting yang berlangsung di Forestry Hall, Kamis (24/9/2026).
Ketua panitia, Nova Ramadhani, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 158 mahasiswa baru angkatan 2026 mengikuti kegiatan tersebut. Ia menjelaskan, BES 2026 dilaksanakan melalui tiga rangkaian utama, yakni pembekalan materi, serta kegiatan simulasi.
Sementara itu, Ketua Siaga Ners, Moh. Alif Husen, mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat.
Ia juga berpesan agar mahasiswa tidak sekadar mengikuti kegiatan, tetapi mampu mengambil pembelajaran dan pengalaman yang diberikan selama pelaksanaan BES 2026.
Dekan Fakultas Keperawatan Unhas yang diwakili Dr. Tuti Seniawati, S.Kep., Ns., M.Kes., menilai BES menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi mahasiswa keperawatan, khususnya dalam memberikan pemahaman mengenai bencana dan kegawatdaruratan.
Menurutnya, keterampilan tersebut penting dimiliki mahasiswa keperawatan sebagai calon perawat. Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan, pengalaman, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan.
Setelah pembukaan, rangkaian BES 2026 dilanjutkan dengan pemberian materi pada Jumat (25/9/2026) di Lapangan Panahan Universitas Hasanuddin.
Kegiatan kemudian ditutup dengan simulasi pada Sabtu (26/9/2026) yang berlangsung di Pelataran LPPM Universitas Hasanuddin.
Melalui rangkaian materi dan simulasi tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep pertolongan pertama, tetapi juga memiliki pengalaman dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh ketika menghadapi kondisi darurat.
Pelaksanaan BES 2026 turut mendapat dukungan dari sejumlah pihak sebagai sponsor, support, maupun media partner, di antaranya Al-Hikmah, Catering Ukhuwah, HIPGABI Sulawesi Selatan, Inilahpos, Identitas Unhas, serta berbagai pihak lainnya.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, BES 2026 diharapkan menjadi bekal awal bagi mahasiswa baru Fakultas Keperawatan Unhas untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan memberikan respons awal dalam menghadapi situasi bencana dan kegawatdaruratan.
