INILAHPOS.com - Pembangunan ruas jalan poros Ujung Lamuru–Palattae di Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, mulai memberikan dampak nyata bagi aktivitas masyarakat. Akses yang sebelumnya identik dengan debu dan menghambat mobilitas warga kini berangsur membaik, sehingga diharapkan memperlancar pergerakan orang maupun distribusi hasil pertanian.
Progres pembangunan jalan tersebut ditinjau langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Minggu (6/9/2026).
Ruas jalan Ujung Lamuru–Palattae merupakan bagian dari Paket 5 Multi Years Project (MYP) dengan total anggaran mencapai Rp383,5 miliar.
Andi Sudirman mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Dulunya, kondisi jalan ini sangat berdebu dan cukup mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Kini, secara bertahap kita terus melakukan pembenahan agar akses masyarakat semakin nyaman dan konektivitas antarwilayah semakin baik,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi jalan yang semakin baik akan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat, memperlancar mobilitas, serta mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Bone.
“Insyaallah, jalan yang semakin baik akan membuka akses, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Bone,” katanya.
Dampak perbaikan jalan tersebut turut dirasakan masyarakat setempat. Salah seorang warga, Marlina, mengaku bersyukur melihat kondisi jalan yang kini semakin baik setlah selama bertahun-tahun harus beraktivitas di tengah kepulan debu.
“Alhamdulillah jalannya sudah bagus, 4 tahun kita menderita makan debu. Dulu sehari-hari makan debu,” kata Marlina dengan penuh haru.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulsel atas perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
“Untuk Pak Gubernur terima kasih sudah memperhatikan jalan. Lama sudah kita menderita, alhamdulillah sekarang sudah bagus,” tuturnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap pembangunan ruas jalan ini nantinya dapat semakin memperlancar aktivitas masyarakat, khususnya mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian dari wilayah sekitar.
Selain meningkatkan kenyamanan perjalanan, akses jalan yang lebih baik juga diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.
Andi Sudirman menegaskan, pembangunan infrastruktur akan terus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan daerah dan skala prioritas.
Dengan semakin baiknya kondisi jalan, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat pembangunan secara langsung, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun dalam menunjang perekonomian daerah. **
