INILAHPOS.com - Semangat membumikan Al-Qur’an menggema dari Kabupaten Sinjai. Sebanyak 141 peserta dikukuhkan sebagai bagian dari gerakan 10.000 Guru Al-Qur’an, sementara 167 peserta lainnya hadir sebagai penggembira dalam kegiatan yang berlangsung di Masjid Samii Muhammad Al Maai, Jalan Jenderal Sudirman, Sinjai, Sabtu (22/8/2026).
Pengukuhan tersebut merupakan bagian dari kegiatan nasional yang dipusatkan di Masjid Istiqlal, Jakarta, dan diikuti secara langsung melalui sistem relay oleh peserta di Kabupaten Sinjai.
Suasana khidmat dan penuh haru mewarnai rangkaian pengukuhan. Para calon guru Al-Qur’an bersama tokoh pemerintah, alim ulama dan masyarakat mengikuti tausiyah yang disampaikan Dai Nasional Wahdah Islamiyah, Ustaz Muhammad Yusran Ansar.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Yusran mengajak seluruh peserta memaknai keberkahan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang penuh kebaikan. Hal itu sejalan dengan tema Muktamar V Wahdah Islamiyah, “Memantapkan Persaudaraan (Ukhuwah) dan Kolaborasi Menuju Indonesia Berkah.”
Menurutnya, keberkahan bukan sekadar banyaknya kebaikan, tetapi kebaikan yang terus tumbuh dan menetap dalam kehidupan.
Ia juga mengingatkan bahwa ilmu tidak cukup hanya untuk diketahui atau dihafalkan. Ilmu harus memberikan manfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Mengutip perkataan Imam Syafi'i, Ustaz Yusran menekankan bahwa hakikat ilmu terletak pada kemanfaatannya.
Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan sejumlah kunci untuk menghadirkan keberkahan dalam kehidupan dan pembangunan suatu negeri. Di antaranya dengan memperkuat keimanan dan ketakwaan, senantiasa bersyukur atas nikmat Allah, memakmurkan masjid, serta istiqamah menuntut ilmu dan membaca Al-Qur’an.
Pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur’an ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi langkah nyata dalam membentuk masyarakat yang dekat dengan Al-Qur’an, memiliki akhlak yang baik, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya
Guru Al-Qur’an diharapkan menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki ilmu dan kepedulian sosial.
Rangkaian kegiatan di Kabupaten Sinjai turut dimeriahkan dengan pengumuman dan penyerahan hadiah bagi para pemenang Lomba Semarak Muktamar V yang digelar Muslimah Wahdah Daerah Sinjai.
Pada kategori Lomba Puzzle Ayat, kelompok Al Mu'minat 2 berhasil meraih Juara I, disusul Ash Shobirat 1 sebagai Juara II dan Ummu Darda 7C sebagai Juara III.
Sementara itu, kategori Lomba Kekompakan Ibu dan Anak memberikan penghargaan kepada pasangan Ibu Rosmawati bersama Aisyah Atika serta Ibu Erma Atika bersama Najwa Alisyah.
Keseruan berlanjut pada Lomba Estafet Kardus. Ummu Salamah 5A keluar sebagai Juara I, disusul Al Mu'minat 2 di posisi kedua dan Ash Shobirat 1 sebagai Juara III.
Untuk Lomba Estafet Sarung, MWC Timur berhasil meraih Juara I, MWC Kajuara Juara II dan MWC Utara menempati posisi ketiga.
Adapun hadiah Lomba Essay diberikan kepada Hj. A. Nurhidayah Yusuf dari KKI Saudah binti Zam'ah 5A.
Melalui pengukuhan ini, para guru Al-Qur’an di Kabupaten Sinjai diharapkan terus istiqamah menjalankan perannya sebagai pendidik sekaligus penggerak kebaikan di tengah masyarakat.
Dari masjid, majelis ilmu hingga lingkungan keluarga, semangat menghidupkan Al-Qur’an diharapkan terus tumbuh untuk melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dekat dengan Al-Qur’an dan bermanfaat bagi sesama.
Semangat ukhuwah dan kolaborasi pun menjadi energi bersama untuk menghadirkan masyarakat yang lebih religius dan berkeadaban menuju Indonesia yang penuh keberkahan.
