Hebat! Proposal Industri Minyak Ikan Bawa Sinjai Juara SSIC 2026

Share:
Hebat! Proposal Industri Minyak Ikan Bawa Sinjai Juara SSIC 2026

INILAHPOS.com - Kabupaten Sinjai kembali mencuri perhatian di ajang investasi tingkat Sulawesi Selatan. Mengusung proyek Industri Minyak Ikan, Sinjai berhasil keluar sebagai Terbaik Utama South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026 setelah mengungguli empat daerah finalis lainnya.

Prestasi tersebut diraih melalui proposal Investment Project Ready to Offer (IPRO) bertajuk Pusat Industri Minyak Ikan Andalan Sinjai (Prima Sinjai) yang dipresentasikan langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sinjai, Lukman Dahlan.

Dalam kompetisi tersebut, Sinjai bersaing dengan Kabupaten Jeneponto, Barru, Sidenreng Rappang (Sidrap), dan Toraja Utara. Lima daerah tersebut sebelumnya telah dinyatakan memenuhi kriteria kelayakan investasi atau clean and clear.

Ajang SSIC 2026 yang diinisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berlangsung di Gedung Phinisi Bank Indonesia, Jalan Sudirman, Makassar, Kamis (27/8/2026).

Pada tahap akhir penilaian, setiap daerah diminta memaparkan proyek investasi unggulannya di hadapan tim juri. Sinjai kemudian berhasil meyakinkan para penilai melalui kesiapan dokumen serta potensi ekonomi yang dimiliki proyek industri minyak ikan tersebut.

Tim juri berasal dari berbagai unsur, mulai dari akademisi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan hingga lembaga pembiayaan infrastruktur. Mereka di antaranya Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Marsuki, DEA., Ph.D., Kepala DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan, Asrul Sani, S.H., M.H., serta perwakilan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), Tata Sumirat.

Kemenangan Sinjai juga memperkuat perjalanan proyek Prima Sinjai yang sebelumnya berhasil masuk lima besar dokumen investasi terbaik SSIC 2026. Proyek tersebut menawarkan pengembangan industri pengolahan hasil perikanan yang diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya laut dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Kepala DPMPTSP Sinjai, Lukman Dahlan, mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus menggali potensi investasi yang dimiliki Sinjai.

“Alhamdulillah, ini tentu sangat kita syukuri. Keberhasilan dalam ajang South Sulawesi Investment Challenge 2026 memberikan semangat kepada kita untuk terus menggali potensi investasi di Sinjai dan menawarkannya kepada calon investor melalui analisa dan kelayakan, baik secara ekonomi, finansial, komersial, manajemen, maupun clean and clear,” kata Lukman, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, potensi besar yang dimiliki suatu daerah harus dibarengi dengan kesiapan perencanaan dan dokumen investasi yang matang agar lebih mudah menarik perhatian investor.

“Jika kita berhasil menyiapkan proposal investasi yang baik, kita berharap tentu bisa memudahkan masuknya investasi ke Sinjai di masa yang akan datang,” ujarnya.

Lukman menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sinjai, termasuk perangkat daerah yang terlibat dalam penyusunan dan pengembangan proyek.

Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sinjai, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran OPD, serta Dinas Perikanan Kabupaten Sinjai.

“Terima kasih kepada Ibu Bupati Sinjai, Bapak Wakil Bupati, Bapak Sekda, Bapak Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD dan Kabag, serta secara khusus kepada Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sinjai atas dukungannya, sehingga Alhamdulillah Sinjai berhasil menjadi Terbaik Utama dalam ajang South Sulawesi Investment Challenge 2026,” tuturnya.

SSIC 2026 dibuka oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Darmawan Bintang, yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan.

Sejumlah kepala daerah dan perwakilan daerah finalis turut menghadiri kegiatan tersebut. Dari Kabupaten Sinjai, Wakil Bupati Andi Mahyanto Mazda hadir langsung menyaksikan rangkaian kegiatan.

Keberhasilan Prima Sinjai menjadi Terbaik Utama dinilai bukan sekadar kemenangan dalam kompetisi. Proyek tersebut menjadi salah satu upaya Pemkab Sinjai mengubah potensi sektor perikanan menjadi peluang investasi yang lebih konkret dan siap ditawarkan kepada investor.

Proyek industri minyak ikan ini sebelumnya dikembangkan dengan konsep industri perikanan berkelanjutan, sekaligus mendorong hilirisasi hasil laut dan peningkatan nilai tambah komoditas perikanan.

Dengan raihan tersebut, Sinjai kini memiliki modal lebih kuat untuk memperkenalkan potensi investasinya kepada investor. Pemerintah daerah pun berharap prestasi ini dapat menjadi pintu masuk bagi hadirnya investasi baru yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan pembukaan peluang usaha bagi masyarakat.

Share:
Komentar

Berita Terkini