INILAHPOS.com - Program GIZILOKA (Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal)dilaksanakan sebagai upaya mengenalkan konsep gizi seimbang kepada anak-anak TK B di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Kegiatan ini menggunakan pedoman “Isi Piringku” dengan memanfaatkan potensi pangan lokal sebagai media edukasi yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
Kegiatan GIZILOKA bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anak TK B mengenai konsep gizi seimbang melalui pedoman “Isi Piringku” dengan memanfaatkan pangan lokal Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Desa Sumberbrantas memiliki potensi pangan lokal yang beragam. Beberapa komoditas yang banyak ditemukan dan dibudidayakan oleh masyarakat antara lain kentang, wortel, kubis, jeruk, dan stroberi. Keberagaman tersebut menjadi potensi yang dapat dikenalkan kepada anak sebagai bagian dari pembelajaran mengenai makanan yang beragam dan bergizi.
Melalui kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan bahwa makanan yang sehat dan bergizi seimbang tidak hanya terdiri dari nasi dan lauk-pauk, tetapi juga perlu dilengkapi dengan sayur dan buah. Dengan demikian, anak diharapkan dapat mengenali keberagaman pangan sekaligus memahami pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam sejak usia dini.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan ice breaking untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta meningkatkan antusiasme anak-anak. Selanjutnya, anak-anak diberikan edukasi mengenai gizi seimbang melalui pedoman “Isi Piringku”.
Pada kegiatan berikutnya, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai kelompok makanan melalui kertas bergambar makanan, meliputi makanan pokok, lauk-pauk, sayur, dan buah. Beberapa contoh pangan lokal Desa Sumberbrantas, seperti kentang, wortel, kubis, jeruk, dan stroberi, turut dikenalkan sebagai bagian dari keberagaman bahan pangan yang dapat dikonsumsi.
Anak-anak kemudian diajak untuk menggunting dan menempelkan gambar makanan pada piring kertas sesuai dengan kelompok makanan dalam konsep “Isi Piringku”. Setelah selesai, masing-masing anak diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil susunan piringnya di depan teman-teman.
Kegiatan tersebut dirancang agar anak tidak hanya mengetahui nama dan jenis makanan, tetapi juga memahami bahwa isi piring yang sehat tidak hanya nasi dan lauk-pauk. Sayur dan buah juga memiliki peran penting dalam melengkapi makanan agar lebih beragam dan bergizi seimbang.
Melalui GIZILOKA, edukasi gizi disampaikan dengan pendekatan belajar sambil bermain, sehingga anak dapat memperoleh pengetahuan mengenai gizi seimbang sekaligus mengenal potensi pangan yang ada di lingkungan sekitar mereka. Diharapkan, pemahaman yang diperoleh sejak dini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan mengonsumsi makanan yang beragam dan bergizi seimbang.
