INILAHPOS.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai terus mendorong transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggelar Sosialisasi Presensi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Nasional (SIMPEGNAS) guna meningkatkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus memperkuat administrasi kepegawaian yang lebih modern dan akuntabel.
Kegiatan yang berlangsung dengan pendampingan dari Tim Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur (BKPSDMA) Kabupaten Sinjai tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Akhirani, Selasa, (30/6/2026).
Dalam sambutannya, Akhirani menegaskan bahwa penerapan Presensi SIMPEGNAS merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola kepegawaian yang transparan, efektif, dan berbasis teknologi.
Menurutnya, sistem presensi digital tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatat kehadiran, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membangun budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab di lingkungan Dinas Kesehatan.
"Melalui penerapan Presensi SIMPEGNAS, kami berharap seluruh ASN semakin meningkatkan disiplin kerja dan melaksanakan presensi sesuai ketentuan yang berlaku. Sistem ini juga akan mendukung pengelolaan data kepegawaian yang lebih akurat dan akuntabel," ujarnya.
Sosialisasi tersebut diikuti oleh para admin SIMPEGNAS dari seluruh UPTD Puskesmas se-Kabupaten Sinjai, Direktur RSUD Pratama Bulupaccing Bikeru beserta staf, serta pejabat dan pegawai terkait di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai.
Pada kesempatan itu, Tim BKPSDMA Kabupaten Sinjai memberikan materi secara komprehensif mengenai penggunaan aplikasi Presensi SIMPEGNAS. Mulai dari mekanisme login, tata cara pelaksanaan presensi, pengelolaan data kehadiran, hingga penyelesaian berbagai kendala teknis yang mungkin ditemui saat implementasi di masing-masing unit kerja.
Selain penyampaian materi, peserta juga memanfaatkan sesi diskusi untuk berkonsultasi secara langsung terkait berbagai persoalan teknis sehingga penerapan sistem dapat berjalan optimal.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai berharap melalui kegiatan ini seluruh admin SIMPEGNAS memiliki pemahaman yang sama dalam mengoperasikan aplikasi, sehingga pelaksanaan presensi ASN di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dapat berlangsung lebih efektif, akurat, dan terintegrasi.
Implementasi Presensi SIMPEGNAS diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya disiplin ASN, meningkatkan kualitas administrasi kepegawaian, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang semakin profesional, berkualitas, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Sinjai.
