INILAHPOS.com - Komitmen mencetak generasi Qur’ani terus diperkuat di Kabupaten Sinjai. Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKA) BKPRMI Sinjai menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para penguji menjelang pelaksanaan Ujian Munaqasyah santri TK/TPA.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Nujumul Ittihad Sinjai, Minggu (5/4/2026), diikuti puluhan penguji yang nantinya akan menilai kemampuan santri dalam membaca dan memahami Al-Qur’an.
Bimtek ini menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan kualitas penilaian, sehingga proses Ujian Munaqasyah dapat berlangsung objektif, terukur, dan profesional.
Ketua Umum DPD BKPRMI Sinjai, Ustadz Bahtiar Rasak, menegaskan bahwa kualitas penguji menjadi kunci utama dalam menjaga standar lulusan santri.
"Melalui Bimtek ini, kami ingin memastikan para penguji memiliki pemahaman yang sama terkait standar penilaian. Dengan begitu, ujian dapat berjalan baik dan melahirkan santri yang nar-benar berkualitas," ujarnya.
Ia menambahkan, Ujian Munaqasyah bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan santri dalam membaca dan memahami Al-Qur’an.
Rencananya, pelaksanaan Ujian Munaqasyah akan digelar secara bertahap di seluruh kecamatan di Kabupaten Sinjai. Tahapan ujian akan dimulai di Kecamatan Sinjai Barat pada 12 April 2026 dan dijadwalkan berakhir di Kecamatan Sinjai Utara pada 24 Mei 2026.
Para santri yang dinyatakan lulus nantinya akan mengikuti prosesi wisuda sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka dalam menempuh pendidikan Al-Qur’an.
Dengan persiapan yang semakin matang, BKPRMI Sinjai berharap pelaksanaan Ujian Munaqasyah tahun ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cakap membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
