INILAHPOS.com - Indibiz KTI by Telkom Solution bersama Rumah BUMN Kota Palu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital bagi pelaku UMKM. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi bertajuk “Kenalan dengan Omnichannel: Cara Baru Jualan di Era Digital” yang digelar di Ruangan Pelatihan Rumah BUMN Witel Sulbagteng, pada Senin (13/4).
Kegiatan ini dibuka oleh Manager Shared Service & General Support Witel Sulbagteng, David Victor. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pelaku UMKM saat ini perlu beradaptasi dengan perubahan perilaku pasar yang semakin terdigitalisasi. Menurutnya, pemanfaatan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjaga keberlangsungan dan pertumbuhan usaha.
“Sekarang ini pelanggan bisa datang dari mana saja, tidak hanya dari toko fisik. Jadi penting bagi teman-teman UMKM untuk mulai mengelola berbagai kanal penjualan secara terhubung. Kami di Telkom ingin hadir mendampingi, supaya proses digitalisasi ini terasa lebih mudah dan bisa langsung dirasakan manfaatnya,” ungkap David Victor di hadapan peserta.
Materi utama disampaikan oleh Nita Wulandari selaku Indibiz Solution Expert Telkom Sulteng yang memaparkan konsep omnichannel sebagai strategi penjualan terpadu. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bagaimana integrasi antara kanal online seperti media sosial dan marketplace dengan kanal offline dapat menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih konsisten dan efektif.
Peserta juga diberikan pemahaman praktis mengenai langkah-langkah memanfaatkan berbagai platform digital untuk mendukung pemasaran dan meningkatkan penjualan. Diskusi berlangsung interaktif, di mana para pelaku UMKM aktif berbagi pengalaman sekaligus menggali solusi atas tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan bisnis di era digital.
Melalui kegiatan ini, Indibiz KTI by Telkom Solution berharap dapat terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM di wilayah Sulawesi Tengah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Telkom dalam membangun ekosistem digital yang inklusif, adaptif, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
