INILAHPOS.com - Ketua Umum DPP Asosiasi Lembaga Peningkatan Kapasitas SDM Indonesia (ALPEKSI), Julia Putri Noor, bersama jajaran pengurus turut ambil bagian dalam kepanitiaan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI yang digelar di Hotel Claro Makassar pada 25–26 Maret 2026
Tak hanya terlibat dalam kepanitiaan, Julia Putri Noor juga dipercaya sebagai Master of Ceremony (MC) pada sesi bisnis matching, salah satu agenda penting dalam forum tersebut yang mempertemukan para pelaku usaha untuk menjajaki peluang kerja sama.
Julia mengatakan, PSBM XXVI ini kembali menjadi ajang strategis berkumpulnya para saudagar asal Sulawesi Selatan dari berbagai daerah di Indonesia. Forum ini tidak hanya memperkuat jejaring bisnis, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antar pengusaha Bugis-Makassar.
Tahun ini, PSBM mengusung tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh”, yang mencerminkan optimisme para pelaku usaha dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Tema tersebut juga menegaskan komitmen saudagar Bugis-Makassar untuk terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
"Keterlibatan ALPEKSI dalam kegiatan ini menunjukkan peran aktif organisasi dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya di sektor kewirausahaan dan pengembangan bisnis," kata Julia.
Beberapa pengurus pusat yang hadir seperti Kolonel amiruddin laupe, Chairul Amir, Andi Nurhidaya Karumpa, dan Andi Nurpati.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Investasi dan Ketenagakerjaan BPP KKSS, Andi Rukman N. Karumpa yang juga Pembina DPP ALPEKSI, menilai PSBM memiliki peran penting dalam memperkuat jejaring ekonomi berbasis kekeluargaan yang telah terbangun selama puluhan tahun.
Menurutnya, forum ini bukan sekadar ajang pertemuan, melainkan ruang strategis untuk mempererat hubungan sekaligus membuka peluang kolaborasi antar pelaku usaha.
“Selama hampir tiga dekade, PSBM menjadi wadah mempertemukan saudagar Bugis Makassar untuk saling terhubung dan memperkuat jaringan bisnis, biasanya digelar usai Idul Fitri,” kata Andi Rukman,
Beberapa pengurus pusat yang hadir seperti Kolonel Amir, Chairul Amir, Andi Nurhidaya Karumpa, dan Andi Nurpati.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Investasi dan Ketenagakerjaan BPP KKSS, Andi Rukman N. Karumpa, menilai PSBM memiliki peran penting dalam memperkuat jejaring ekonomi berbasis kekeluargaan yang telah terbangun selama puluhan tahun.
Menurutnya, forum ini bukan sekadar ajang pertemuan, melainkan ruang strategis untuk mempererat hubungan sekaligus membuka peluang kolaborasi antar pelaku usaha.
“Selama hampir tiga dekade, PSBM menjadi wadah mempertemukan saudagar Bugis Makassar untuk saling terhubung dan memperkuat jaringan bisnis, biasanya digelar usai Idul Fitri,” kata Andi Rukman.
Ia melihat penyelenggaraan tahun ini memiliki daya dorong yang lebih besar dibanding sebelumnya. Hal tersebut tidak lepas dari kehadiran sejumlah tokoh nasional dan daerah yang dinilai dapat memperluas peluang kerja sama lintas sektor.
“Partisipasi sejumlah gubernur asal Sulawesi Selatan serta menteri dan wakil menteri di Kabinet Prabowo menjadi momentum penting. Ini membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha untuk mengembangkan jaringan dan bisnisnya,” ujar Andi Rukman.

