INILAHPOS.com - Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menerima kunjungan civitas akademika Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam rangka menindaklanjuti implementasi kerja sama di bidang pertanian dan peternakan.
Rombongan Unhas dipimpin langsung Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis, Prof. Dr. Eng. Adi Maulana. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi membawa sejumlah agenda konkret yang siap diimplementasikan di Kabupaten Sinjai.
Dalam keterangannya, Prof. Adi Maulana menyampaikan bahwa Sinjai memiliki potensi besar di berbagai sektor. Ia menilai kepemimpinan Bupati Ratnawati Arif sarat ide, inovasi, dan terobosan, sehingga kemitraan yang telah terjalin selama ini perlu ditingkatkan menjadi lebih aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami melihat Sinjai sebagai daerah yang potensial. Karena itu, kerja sama yang sudah lama terbangun harus lebih implementatif. Banyak inovasi yang bisa langsung kita kolaborasikan,” ujarnya.
Menariknya, sejumlah profesor Unhas yang turut hadir merupakan putra daerah Sinjai. Momentum ini bahkan disebut sebagai “profesor pulang kampung” yang siap berkontribusi membangun daerah asalnya melalui riset dan inovasi.
Salah satu program yang disiapkan adalah penguatan UMKM berbasis digital. Unhas menggandeng mitra dari Tiongkok, termasuk perusahaan platform digital TikTok, untuk memberikan pelatihan promosi online kepada pelaku UMKM Sinjai. Langkah ini diharapkan membuka akses pasar yang lebih luas, tidak hanya lokal tetapi juga nasional hingga internasional.
Di sektor pertanian, Unhas menawarkan varietas benih jagung unggulan yang telah diakui secara nasional. Sinjai diproyeksikan menjadi sentra benih jagung, bekerja sama dengan Dinas Pertanian setempat.
Tak hanya itu, inovasi juga menyentuh sektor peternakan, mulai dari pengembangan ayam kampung unggulan Unhas, kambing dan susu kambing, hingga penguatan potensi kuda yang menjadi simbol daerah Sinjai. Pengembangan komoditas ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Kolaborasi juga akan menyasar pengembangan wilayah pesisir, khususnya rencana pengembangan kawasan pelabuhan di Sinjai Timur. Unhas akan melakukan kajian akademik untuk mendukung perencanaan strategis pemerintah daerah.
Lebih jauh, Unhas juga membuka peluang investasi melalui jejaring mitra internasional dari Korea, Jepang, dan Tiongkok. Sinjai disebut sebagai salah satu daerah yang direkomendasikan sebagai tujuan investasi ketika mitra luar negeri mencari wilayah potensial di Sulawesi Selatan.
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dapat menjadi motor penggerak pembangunan berbasis riset, inovasi, dan jejaring global. Bagi Sinjai, kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama di atas kertas, tetapi langkah nyata menuju penguatan ekonomi dan daya saing daerah.
Bupati Ratnawati Arif mengapresiasi komitmen Unhas yang ingin menjadikan Sinjai sebagai mitra implementatif dalam pengembangan inovasi berbasis riset.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan kunci dalam menghadirkan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan.
