INILAHPOS.com - Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas sejak usia dini terus digencarkan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Sinjai. Salah satunya melalui kegiatan edukasi tertib berlalu lintas yang menyasar kalangan pelajar, seperti yang digelar di SMK Negeri 2 Sinjai, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya serta membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.
Edukasi dipimpin oleh personel Sat Lantas Polres Sinjai, Aipda Catur Wahyu Anggono. Dalam penyampaiannya, Aipda Catur memberikan pemahaman dasar mengenai aturan berlalu lintas, pengenalan rambu-rambu, hingga risiko fatal akibat pelanggaran di jalan raya.
Ia secara tegas mengingatkan para pelajar agar tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum memenuhi syarat usia dan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Selain itu, penggunaan helm berstandar SNI juga ditekankan sebagai perlindungan utama bagi pengendara maupun penumpang.
“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Pelajar yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor. Bagi yang dibonceng atau sudah memenuhi syarat, helm SNI wajib digunakan demi keselamatan,” tegas Aipda Catur.
Dalam kesempatan tersebut, Sat Lantas Polres Sinjai juga mensosialisasikan rencana pelaksanaan Operasi Pallawa yang akan berlangsung pada 2 hingga 15 Februari 2026. Sosialisasi ini dilakukan sebagai langkah preventif agar para pelajar memahami tujuan operasi, yakni meningkatkan disiplin berlalu lintas dan menekan potensi kecelakaan.
“Melalui edukasi ini, kami berharap para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik untuk diri sendiri maupun bagi lingkungan sekitarnya,” tutupnya.
Kegiatan edukasi ini mendapat respons positif dari pihak sekolah dan siswa, sebagai bentuk kepedulian Polres Sinjai dalam melindungi generasi muda dari risiko kecelakaan lalu lintas serta membangun kesadaran hukum sejak dini.
