INILAHPOS.com – Sebanyak 70 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sinjai resmi memulai pemusatan pendidikan dan pelatihan, Jumat pagi (1/8/2025), bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai.
Kegiatan ini ditandai dengan penyematan ID card dan baju latihan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses seleksi dan pelatihan Paskibraka tahun ini.
"Saya harap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, penuh disiplin dan tanggung jawab. Mereka adalah putra-putri terbaik Sinjai yang akan mengemban tugas mulia di momen sakral HUT ke-80 RI," ungkap Sekda.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sinjai, Muh. Akbar Juhamran, menuturkan bahwa para peserta yang lolos terdiri dari 37 putra dan 33 putri, berasal dari SMA/sederajat se-Kabupaten Sinjai.
"Mereka akan menjalani dua tahap pelatihan, yaitu pra karantina dari tanggal 1 hingga 9 Agustus, kemudian karantina penuh mulai 10 hingga 18 Agustus 2025," jelasnya.
Para pelatih yang terlibat berasal dari berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Sinjai.
Pelatihan tak hanya berfokus pada aspek fisik dan teknik baris-berbaris, tetapi juga penguatan karakter, wawasan kebangsaan, serta ideologi Pancasila.
Salah satu materi unggulan yang diberikan adalah pendekatan pembelajaran berbasis konsep “Desa Bahagia” untuk memperkuat nilai kebersamaan dan nasionalisme di kalangan peserta.
Turut hadir dalam pembukaan pelatihan ini sejumlah pejabat daerah, di antaranya perwakilan Polres Sinjai, Kodim 1424 Sinjai, Kejaksaan Negeri Sinjai, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Dr. Mansyur, serta Kepala Dinas Kesehatan dr. Emmy Kartahara Malik.
Paskibraka Sinjai tahun ini diharapkan tidak hanya tampil memukau dalam upacara peringatan HUT ke-80 RI, tetapi juga menjadi teladan generasi muda dalam membumikan semangat persatuan dan cinta Tanah Air.
