INILAHPOS.com - Suasana Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai pada Jumat pagi, (18/7/2025) terasa berbeda. Pasalnya, aparatur negara pemerintah berkumpul dalam satu semangat yang sama, memperkuat pemahaman tentang Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai fondasi pelayanan publik yang bermartabat.
Kegiatan bertajuk “Aparatur yang Sadar HAM, Pondasi Pelayanan yang Bermartabat” ini digelar oleh Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) Wilayah Sulawesi Selatan, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sinjai.
Tujuannya jelas, menghadirkan birokrasi yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkeadilan dan menghargai hak-hak dasar warga.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, membuka langsung kegiatan ini menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah progresif dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang menghormati nilai-nilai kemanusiaan.
“Ini adalah upaya kita bersama dalam membangun pemerintahan yang tidak hanya efektif, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai HAM dalam setiap layanan publik yang kita berikan,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Sulsel, Idawati Parapak, yang hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah. Dalam sambutannya, Idawati menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sinjai. Kata dia, sinergi antara pusat dan daerah memang sangat dibutuhkan.
"Kegiatan ini menjadi lebih istimewa karena merupakan bagian dan langkah awal Kementerian HAM yang baru terbentuk pasca perubahan nomenklatur Pemerintah dibawah kepemimpinan bapak Presiden Prabowo Subianto," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kini Kementerian HAM memiliki struktur dan kantor wilayah di 20 provinsi, termasuk Sulawesi Selatan dengan wilayah kerja hingga Sulawesi Tenggara, suatu penegasan bahwa perlindungan HAM adalah prioritas nasional dalam lima tahun ke depan.
Kegiatan ini tidak sekadar formalitas. Ia merupakan bagian dari transisi besar dalam membentuk aparatur yang tidak hanya bekerja berdasarkan regulasi, tetapi juga pada prinsip-prinsip kemanusiaan.
Sebab pelayanan publik sejatinya bukan sekadar menjalankan tugas, melainkan menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung.
Turut hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli Bupati, Asisten Setdakab, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sinjai, sebuah bukti bahwa kesadaran HAM telah menjadi agenda bersama yang menyatu dalam sistem birokrasi daerah.
