INILAHPOS.com - Setelah sempat mengalami kekosongan jabatan sejak Maret 2025, Desa Samaturue kini memiliki kepala desa definitif. Musliati resmi dilantik sebagai Kepala Desa Samaturue melalui Pemilihan Kepala Desa Antarwaktu (PAW).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif di Aula Kantor Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, Rabu (23/9/2026).
Tak sekadar melantik, Bupati Ratnawati langsung menitipkan sejumlah pesan kepada Musliati agar menjadikan pelayanan masyarakat sebagai prioritas dalam menjalankan amanah barunya.
“Bekerjalah secara sungguh-sungguh dan hadir untuk seluruh warga tanpa memandang perbedaan dukungan saat pemilihan. Jadikan kantor desa sebagai tempat warga memperoleh pelayanan yang baik dan merasa dihargai,” pesan Ratnawati.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto Mazda, perwakilan Forkopimda, sejumlah kepala OPD Pemkab Sinjai, Camat Tellulimpoe, para kepala desa se-Kecamatan Tellulimpoe, serta tokoh masyarakat Desa Samaturue.
Dalam sambutannya, Ratnawati terlebih dahulu mengenang almarhum Palewai, mantan Kepala Desa Samaturue yang meninggal dunia saat masih menjalankan tugas.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sinjai, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas pengabdian almarhum Bapak Palewai selama memimpin Desa Samaturue. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, segala khilafnya diampuni, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan,” ujarnya.
Ratnawati menjelaskan, pelantikan Musliati menjadi tahap akhir dari proses pengisian jabatan kepala desa yang kosong sejak Maret 2025.
Menurutnya, kekosongan jabatan tidak boleh menghentikan roda pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat. Selama masa transisi, penjabat kepala desa tetap menjaga keberlangsungan pelayanan publik, pengelolaan anggaran, serta memfasilitasi seluruh tahapan Pilkades PAW.
Proses PAW sendiri telah dilaksanakan melalui musyawarah desa pada 20 Agustus 2026. Ratnawati mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat karena proses tersebut berjalan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Forkopimda, TNI-Polri, BPD Desa Samaturue, serta panitia pemilihan yang dinilai telah menjalankan tahapan pemilihan secara objektif, adil, dan transparan.
Selain pelayanan publik, Ratnawati meminta Musliati memperkuat tata kelola pemerintahan desa, termasuk administrasi, pengelolaan keuangan dan aset, serta transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Berbagai capaian yang telah ada juga diminta untuk dipertahankan dan ditingkatkan.
Bupati mendorong masyarakat dilibatkan dalam proses perencanaan hingga pengawasan pembangunan melalui musyawarah desa. Semangat gotong royong juga diminta kembali diperkuat sebagai modal sosial dalam membangun desa.
Ratnawati turut meminta Pemerintah Desa Samaturue melakukan review terhadap RPJMDes dan menyelaraskan program pembangunan dengan kebutuhan masyarakat serta arah kebijakan prioritas Kabupaten Sinjai.
“Pastikan setiap program berdasarkan kebutuhan nyata warga serta sejalan dengan arah kebijakan prioritas Kabupaten Sinjai. Tentukan pula desa tematik yang sesuai dengan karakteristik wilayah Samaturue,” tegasnya.
Ia mengingatkan agar seluruh program pembangunan dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan serta menghindari penyalahgunaan kewenangan.
Di akhir sambutannya, Ratnawati mengajak masyarakat Desa Samaturue memberikan dukungan kepada Musliati agar pemerintahan dan pembangunan desa dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Keberhasilan kepemimpinan di Desa Samaturue sangat bergantung pada dukungan aktif seluruh masyarakat. Mari sama-sama kita dukung Ibu Kepala Desa yang baru dalam membangun Samaturue,” pungkasnya.
