INILAHPOS.com - Keterbatasan sarana belajar mengaji di sejumlah tempat pendidikan keagamaan menjadi perhatian mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar. Melalui program sosial-keagamaan, mahasiswa menyalurkan Al-Qur’an dan Iqra untuk mendukung aktivitas belajar anak-anak di Desa Harapan.
Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 79 Posko 2 Desa Harapan membagikan Al-Qur’an dan Iqra kepada masyarakat di setiap dusun di Desa Harapan, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Ahad (20/9/2026).
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi sejumlah tempat mengaji serta Taman Kanak-Kanak/Taman Pendidikan Al-Qur’an (TK/TPA) yang berada di setiap dusun.
Penyaluran dilakukan secara langsung dengan mendatangi masjid di masing-masing dusun. Kehadiran mahasiswa KKN mendapat sambutan dari para imam dusun dan masyarakat setempat.
Salah seorang imam dusun mengapresiasi bantuan tersebut. Menurutnya, masih terdapat tempat mengaji dan TK/TPA yang mengalami keterbatasan Al-Qur’an dan Iqra, bahkan sebagian bahan belajar yang digunakan sebelumnya sudah tidak layak.
“Alhamdulillah, kami sangat menyambut baik pemberian Al-Qur’an ini. Memang ada beberapa tempat mengaji dan TK/TPA yang Al-Qur’an dan Iqra-nya sudah tidak layak digunakan. Dengan adanya bantuan ini, anak-anak bisa kembali belajar mengaji menggunakan Al-Qur’an dan Iqra yang lebih layak,” ungkapnya.
Program tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sarana pembelajaran keagamaan, khususnya bagi anak-anak yang sedang belajar membaca Al-Qur’an.
Selain memberikan bantuan, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung aktivitas keagamaan yang telah berjalan di tengah masyarakat Desa Harapan.
Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 79 Posko 2 berharap Al-Qur’an dan Iqra yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan serta dirawat dengan baik, sehingga terus mendukung keberlangsungan kegiatan belajar mengaji di setiap dusun Desa Harapan.
