Mahasiswa KKN-T Unhas Ajak Warga Tanjung Merdeka Ubah Sampah Jadi Sumber Cuan

Share:
Mahasiswa KKN-T Unhas Ajak Warga Tanjung Merdeka Ubah Sampah Jadi Sumber Cuan

INILAHPOS.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Unhas Perubahan Iklim Gelombang 115 melaksanakan kegiatan edukasi lingkungan bertajuk “Edukasi Pilah Sampah Bernilai Ekonomi” pada Jumat, 17 Januari 2026. 

Kegiatan ini berlangsung di Koperasi Merah Putih Kelurahan Tanjung Merdeka, Makassar dan diikuti oleh masyarakat setempat dengan antusias.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Siti Maulidya Nuzula Laili, mahasiswa Program Studi Ilmu Ekonomi, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang bijak sekaligus bernilai ekonomi apabila dikelola dengan baik sejak dari sumbernya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penyampaian materi mengenai pentingnya memilah sampah dari sumber, seperti dari rumah tangga, sebelum bercampur dengan jenis sampah lainnya. Selain itu, dijelaskan pula jenis-jenis sampah, mulai dari sampah organik, anorganik, hingga sampah B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya).

Masyaakat dikenalkan pada potensi sampah yang dapat dijual kembali atau diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Tidak hanya itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai teknik pengemasan produk yang menarik serta teknik pemasaran produk, sehingga hasil olahan sampah dapat memiliki daya jual yang lebih tinggi.

Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta, Ibu Nur, warga Kelurahan Tanjung Merdeka, menyampaikan kesannya terhadap kegiatan tersebut.

“Saya dapat banyak materi di sini, apalagi tentang bagaimana sampah itu bisa dijual,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin sadar bahwa pengelolaan sampah yang bijak tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan sehari-hari. Dengan memilah dan mengolah sampah secara tepat, masyarakat dapat berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Melalui edukasi ini, masyarakat diajak untuk memahami bahwa kegiatan memilah sampah bukan sekadar upaya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi aktivitas produktif yang bernilai ekonomi. Sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan botol bekas yang dipilah dengan baik dapat dikemas secara menarik dan dipasarkan sehingga memiliki nilai jual. 

Dengan demikian, pemilahan sampah diharapkan mampu membuka peluang usaha sederhana di tingkat rumah tangga serta menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat Kelurahan Tanjung Merdeka.

Share:
Komentar

Berita Terkini