INILAHPOS.com - Musibah kebakaran yang melanda satu unit rumah di Dusun Batubalu, Desa Pattongko, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai meninggalkan duka sekaligus keprihatinan mendalam.
Di balik puing dan abu sisa kebakaran, ada dua anak sekolah yang harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan perlengkapan belajar mereka.
Pada Jumat (16/1/2026), secercah harapan datang. Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai hadir membawa empati dan kepedulian dengan menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada dua murid korban kebakaran tersebut.
Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Irwan Suaib, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Disdik Sinjai bersama jajaran. Dua anak penerima bantuan masing-masing merupakan siswa kelas V SD Negeri 40 Erasa dan siswi UPTD SMP Negeri 33 Sinjai.
Melalui Program Disdik Peduli, bantuan berupa seragam, tas, dan perlengkapan sekolah diberikan sebagai dukungan moril sekaligus upaya meringankan beban keluarga korban agar anak-anak tetap bisa melanjutkan pendidikan pasca musibah.
Peristiwa kebakaran sendiri terjadi pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. Di tengah kepanikan, kisah solidaritas pun muncul. Sejumlah siswa UPTD SMP Negeri 33 Sinjai secara spontan ikut membantu warga memadamkan api, bahu-membahu bersama masyarakat sekitar hingga kobaran api berhasil dicegah agar tidak meluas ke rumah lainnya.
Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Irwan Suaib, mengapresiasi kepedulian dan keberanian para siswa serta warga yang sigap membantu di tengah situasi darurat.
“Musibah bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Kehadiran kami hari ini adalah bentuk empati dan kepedulian, bahwa anak-anak kita tidak sendiri menghadapi cobaan ini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir memberi perhatian kepada peserta didik, khususnya mereka yang terdampak bencana.
“Pendidikan adalah hak setiap anak dan tidak boleh terhenti oleh bencana apa pun. Kami ingin memastikan semangat belajar mereka tetap menyala, meski sedang berada dalam kondisi sulit,” tambah Irwan.
Melalui langkah kecil namun penuh makna ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai berharap nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan kemanusiaan terus tumbuh di lingkungan sekolah dan masyarakat, menjadi pelita di tengah duka serta penguat bagi mereka yang sedang diuji. (*)
